Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Basuki: Presiden Ingin Tenaga Konstruksi Bersertifikat Diperbanyak

Menteri Basuki: Presiden Ingin Tenaga Konstruksi Bersertifikat Diperbanyak
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Okezone
A
A
A

Untuk itu, program sertifikasi kompetensi tenaga konstruksi secara bertahap terus dilakukan untuk memenuhi target yang dicanangkan sebanyak 512.000 tenaga kerja bersertifikat pada tahun 2019.

Kementerian PUPR selaku pembina jasa konstruksi Indonesia terus berupaya memenuhi target peningkatan jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat hingga 10 kali lipat, sebagaimana yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi yang digelar di JIExpo Kemayoran, Oktober 2018.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang konstruksi dengan memperbanyak peserta sertifikasi dan mengirim tenaga kerja konstruksi mengikuti pelatihan di dalam maupun luar negeri.

"Tahun ini dan tahun depan kami akan besar-besaran memberikan training dan pelatihan kepada SDM konstruksi baik di kementerian, BUMN, atau swasta, ada dalam negeri dan ada yang dikirim keluar negeri," kata Presiden Jokowi di Istora Senayan Jakarta, Selasa (13/3).

Di depan ribuan pekerja konstruksi, Presiden Jokowi meluncurkan pelayanan sertifikasi keahlian konstruksi secara elektronik secara simbolis kepada sejumlah pekerja.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement