nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Susi Ingin Penenggelaman Kapal Ilegal Terus Dilestarikan

Selasa 09 April 2019 13:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 09 320 2041025 menteri-susi-ingin-penenggelaman-kapal-ilegal-terus-dilestarikan-8wO3afh7R1.jpg susi p

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menginginkan berbagai hasil kebijakan reformasi sektor kelautan dan perikanan yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus dilestarikan oleh berbagai kalangan masyarakat.

"Banyak reformasi yang telah dilakukan dalam sektor kemaritiman terutama dari KKP," kata Menteri Susi dalam acara Bela Negara Generasi Milenial yang digelar di Jakarta, dikutip dari Antaranews, Selasa (9/4/2019).

Menurut dia, berbagai reformasi yang telah dilaksanakan antara lain adalah penenggelaman terhadap kapal ikan dari berbagai negara yang melakukan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal.

Menteri Kelautan dan Perikanan berpendapat bahwa penenggelaman kapal itu telah menyelesaikan persoalan bangsa terkait pencurian ikan di kawasan perairan nasional, serta selaras dengan visi Indonesia untuk menjadi poros maritim dunia.

Baca Juga: Menteri Susi Kampanye Gemarikan hingga Sosialisasi Sampah Plastik di Ponpes Banyuwangi

Sebelumnya, dalam acara kunjungan ke sejumlah ponpes di Jawa Barat, Senin (8/4), Susi Pudjiastuti juga berbagi pengalamannya dalam menegakkan kedaulatan di laut Indonesia, serta kata "Tenggelamkan" yang kini menjadi jargon merupakan sebuah upaya menyelesaikan permasalahan di laut Indonesia.

Menurut Susi, hal tersebut merupakan satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa pemerintah tegas serta negara Republik Indonesia berdaulat dan tidak main-main dalam memberantas pencurian ikan.

Terhitung sejak Januari hingga 7 April 2019, sebanyak 27 kapal ilegal berhasil ditangkap saat melakukan upaya pengerukan sumber daya ikan secara ilegal.

Kapal-kapal tersebut terdiri dari 22 kapal perikanan asing (terdiri atas 11 kapal berbendera Vietnam, dan 11 kapal berbendera Malaysia) dan 5 kapal perikanan Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Dicap Pembuang Sampah ke Laut, Menteri Susi: Say No To Single-Use Plastic!

Sebelumnya, KKP menyatakan bahwa fokus terhadap pemberantasan pencurian ikan di kawasan perairan Nusantara mengakibatkan potensi sumber daya ikan di lautan Indonesia juga meningkat drastis.

"Dalam upaya mewujudkan pilar kedaulatan, KKP terus fokus dalam pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing," kata Kepala Badan Riset dan SDM KKP, Sjarief Widjaja.

Sjarief Widjaja memaparkan, melalui pemberantasan IUU Fishing, stok ikan di perairan naik signifikan. Angka potensi sumber daya ikan (Maximum Sustainable Yield/MSY) Indonesia yang pada tahun 2013 hanya sebesar 7,31 juta ton meningkat drastis menjadi 12,5 juta ton pada 2016.

(fbn)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini