nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus AISA, BEI Konsultasi dengan OJK dan IAPI

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 14:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 11 278 2042034 kasus-aisa-bei-konsultasi-dengan-ojk-dan-iapi-oael0cHopW.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan konsultasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), terkait permasalahan laporan keuangan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA).

Manajemen AISA telah menunjuk PT Ernst and Young Indonesia (PT EY) untuk memeriksa laporan keuangan perusahaan pada tahun 2017, yang saat itu masih dikelola manajemen lama AISA. Hasilnya ditemukan penggelembungan dana hingga Rp4 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi AISA pada 24 Oktober 2018, pemeriksaan itu sendiri merupakan amanat hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang meminta manajemen menunjuk kantor akuntan publik (KAP) dan atau konsultan hukum independen melakukan audit investigasi atas laporan keuangan AISA 2017.

Baca Juga: Ganggu Iklim Investasi, Kisruh Tiga Pilar Harus Cepat Selesai

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan, otoritas bursa pada hari ini melakukan pertemuan dengan OJK untuk berkonsultasi soal kasus perusahaan produsen snack Taro itu.

"Kami akan bertemu OJK jam 14.00 WIB hari ini, untuk berkonsultasi. Kemudian bertemu dengan IAPI," ujarnya ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Melalui keterbukaan AISA pada 7 Desember 2018, menyatakan KAP EY telah melakukan pemeriksaan, pemetaan, identifikasi, dan melakukan audit investigatif atas berbagai aspek finansial, termasuk transaksi AISA dengan berbagai pihak untuk mendapatkan informasi yang akurat atas keadaan keuangan untuk mengambil langkah yang perlu dalam kerangka penyehatan dan restrukturisasi.

ihsg

Namun perseroan pada keterbukaan informasi tertanggal 26 Maret 2019, menyampaikan hasil laporan audit investigasi dilakukan oleh PT EY dan bukan oleh KAP EY. Adapun PT EY ditunjuk untuk melakukan penelaahan atas beberapa akun dalam laporan keuangan, di mana ruang lingkup penugasan adalah investigasi berbasis fakta terhadap EBITDA dan Laporan Posisi Keuangan pada 2017.

Nyoman pun mengaku, soal penunjukan PT EY menjadi fokus BEI, oleh sebab itu pihaknya berkonsultasi dengan OJK dan IAPI. "Tentunya ini (perbedaan penunjukan) jadi concern kami. Saat ini informasi sedang kami pelajari. Kami pastikan dahulu," kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini