4. Filipina
Filipina juga menjadi salah satu negara yang telah mengoperasikan MRT lebih dulu. Pembangunan MRT yang memakan waktu selama 4 tahun ini sudah mulai beroperasi sejak 1999.
MRT di Manila dikenal dengan nama MRT-3 atau Metrostar Express. Terdiri dari 13 stasion mulai dari North Avenue hingga Taft Avenue.
Harga tiket yang ditawarkan pun relatif lebih murah yakni 13 peso Filipina atau setara Rp 3.509 untuk jarak dekat dan 28 peso Filipina atau sekitar Rp 7.559 untuk perjalanan jarak jauh.
5. Hong Kong
Khusus di Hong Kong, transportasi ini disebut dengan MTR (mass trasit railway). MTR Hongkong terdiri dari sepuluh jalur rel, termasuk 86 stasiun kereta dan 68 pemberhentian.
Dioperasikan oleh MTR Corporation Limited, Hongkong telah memilikinya sejak tahun 1979. Untuk naik MTR, penumpang bisa membeli tiket berupa kartu yang disebut Octopus Card seharga HKD150, sudah termasuk deposit sebesar HKD50.
Harga tiket MTR sendiri mulai dari HK$ 3.6 untuk jarak 1 stasiun hingga HK$ 22 untuk jarak yang terjauh. Itulah sekilas mengenai MRT di negara-negara tetangga.
Kesimpulannya, tidak ada hal signifikan yang membedakan MRT Jakarta dengan negara lain. Secara kualitas hampir sama, meskipun mereka telah beberapa tahun lebih dulu membangun moda transportasi tersebut.
Bagi sebagian masyarakat, kehadiran MRT mungkin belum terasa optimal. Mengingat saat ini rel yang baru terbangun masih sekitar 16 kilometer saja.
Namun jangan khawatir, pembangunan MRT fase 2 kabarnya akan segera dirampungkan selambat-lambatnya 2024 nanti. Adapun pembangunan tersebut meliputi stasiun Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Kota, dan Kampung Bandan.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.