nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Biodiesel 30% Siap Diuji Coba

Senin 15 April 2019 08:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 15 320 2043554 biodiesel-30-siap-diuji-coba-0BOaNCtnNT.jpg Biodiesel (Foto: reuters)

JAKARTA - Pemerintah kini tengah menyiapkan uji coba penggunaan biodiesel 30% (B30) pada kendaraan darat untuk dapat layak jalan.

"Tidak ada negara di manapun yang menggunakan B20, kecuali Indonesia. Kita yang memulai, kita melakukan uji coba, kita juga yang mengimplementasikan. Dan saat ini kita sedang menyiapkan uji coba (uji jalan) untuk B30, 30% minyak sawit (FAME) pada solar," ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral, Dadan Kusdiana dilansir dari Antaranews, Senin (15/4/2019).

Secara rinci Dadan menyebut, sebelum diterapkan nantinya untuk kendaraan, B30 akan melalui berbagai macam uji standar internasional yang dikawal berbagai pihak, antara lain Kementerian ESDM, BPPT, Aprobi, Gaikindo, dan Pertamina.

Baca Juga: Harga Biodiesel April Turun Jadi Rp7.387 per Liter

"Kita akan siapkan uji jalan dalam waktu dekat dan diharapkan akan memberikan hasil positif," lanjutnya.

Lebih lanjut Dadan menjelaskan, setelah mandatori biodiesel ditetapkan sejak 2016, dari tahun ke tahun produksi dan pemanfaatan biodiesel terus meningkat.

Konsumsi domestik diharapkan meningkat melalui perluasan B20 Non PSO (public service obligation) yang diinstruksikan Presiden medio 2018. Kementerian ESDM mencatat, pada tahun 2018 konsumsi domestik naik 45% atau sekitar 3,75 juta kilo liter dibandingkan 2017.

biodiesel

Keberhasilan implementasi B20 ini tidak lepas dari upaya Pemerintah memberikan insentif dana sawit untuk menutup selisih antara Harga Indeks Pasar (HIP) biodiesel dengan HIP solar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi biodiesel, Pemerintah bersama sejumlah pihak juga melakukan beragam pengujian termasuk studi komprehensif uji kinerja/uji jalan serta pemantauan kualitas/kuantitas atas penggunaan B20.

Pemerintah secara berkala melakukan pemantauan dan evaluasi intensif terhadap pencampuran biodiesel yang dilakukan. Pemerintah juga menetapkan sanksi administratif dan denda bagi distributor biodiesel dan distributor bahan bakar diesel yang gagal mematuhi peraturan yang ditetapkan.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini