nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sawit Didiskriminasi, Ekspor RI ke Eropa Tembus USD3,6 Miliar

Senin 15 April 2019 14:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 15 320 2043709 sawit-didiskriminasi-ekspor-ri-ke-eropa-tembus-usd3-6-miliar-o5HBK8s9O1.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa meski ada kampanye negatif terhadap produk kelapa sawit yang merupakan ekspor andalan Indonesia, tetapi neraca perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa masih positif.

"Secara umum neraca perdagangan ke Eropa masih positif," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, dikutip dari Antaranews, di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Suhariyanto memaparkan pada Januari-Maret 2019 nilai ekspor ke Uni Eropa adalah sebesar USD3,6 miliar, sedangkan impornya USD3,02 miliar.

Baca Juga: Kemenperin Siap Ekspor Mobil Desa ke Timor Leste

Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia ke Uni Eropa masih surplus sekitar 580 juta dolar AS. "Tentu ada situasi yang berbeda-beda, kita dengan Jerman mengalami defisit, dengan Belanda kita surplus. Secara umum masih bagus karena kita masih surplus 587 juta dolar AS," paparnya.

Namun mengenai nilai ekspor sawit ke beberapa negara di Uni Eropa memang mengalami penurunan seperti ke Inggris selama Januari-Maret 2019 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai-nya turun 22%, ke Belanda juga mengalami penurunan 39%, begitu pula dengan ekspor ke negara lainnya seperti Jerman, Italia, dan Spanyol.

Baca Juga: BPS: Ekspor Maret 2019 USD14,03 Miliar

Kepala BPS berpendapat bahwa penurunan terjadi karena ada kampanye negatif terhadap produk kelapa sawit Indonesia.

"Saya yakin pemerintah sudah mengantisipasinya dan akan bernegosiasi dengan negara-negara Eropa (terkait kampanye negatif) itu," ucapnya.

Suhariyanto juga mengungkapkan bahwa sawit juga termasuk di dalam komoditas nonmigas yang mengalami penurunan harga pada Maret dibandingkan bulan sebelumnya, seperti minyak kernel, coklat, perak, dan batu bara.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini