JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menargetkan penjualan emas pada tahun ini sebesar 32.036 kilogram (kg). Angka ini naik 15% dibandingkan penjualan emas tahun lalu sebesar 27.894 kg.
Direktur Utama PT Antam Tbk Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan, dirinya optimis target penjualan pada tahun ini bisa tercapai. Meskipun tahun ini diprediksi akan berat karena adanya flukuatif pada harga emas.
Di samping itu, memang ada penurunan angka produksi emas pada kuartal I-2019. Pada triwulan I-2019, produksi emas Antam mencapai 471.000 kg atau turun 13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).
Baca Juga: Pemilu Bikin Penjualan Emas Antam Terkoreksi 3%
Sedangkan untuk produksi perak juga mengalami penurun sebesar 2%. Sedangkan bauksit justru mengalami kenaikan sekitar 46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).
"Untuk komoditas emas, perusahaan menargetkan kenaikan penjualan emas menjadi 32.036 kg naik sekitar 15% dibandingkan capaian penjualan emas 2018," ujarnya saat dtemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (24/4/2019).
Sementara itu, untuk feronikel sepanjang tahun ini ditargetkan sebesar 30.280 ton nikel dalam feronikel. Angka ini juga meningkat 21% apabila dibandingkan dengan capaian produksi 2018 sebesar 24.868 ton.
Baca Juga: Antam Tertarik Beli 20% Saham Vale Indonesia
"Penjualan feronikel terjadi kenaikan yang signifikan. Bauksit 55.000 ton turun dibandingkan sebelumnya 80.000," jelasnya
Sebagai informasi, sepanjang 2018, perusahaan pelat merah tersebut mencatatkan penjualan bersih Rp 25,24 triliun. Emas menjadi komponen terbesar pendapatan, berkontribusi Rp 16,69 triliun atau 66% dari total penjualan bersih.
"Kontributor terbesar kedua pada pendapatan Perusahaan adalah penjualan feronikel sebesar Rp 4,66 triliun dari total penjualan bersih tahun 2018," jelas Arie.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.