nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Bawang Putih Mahal, Bagaimana Laju Inflasi Ramadan?

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 16:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 13 20 2055117 harga-bawang-putih-mahal-bagaimana-laju-inflasi-ramadan-r2Gcd44tiC.jpg Inflasi (Ilustrasi: Halomoney)

JAKARTA - Laju inflasi dalam empat tahun terakhir bisa terkendali, begitu juga tahun ini. Meski harga pangan seperti bawang putih meroket, pemerintah tetap yakin inflasi Ramadan bisa terkendali lagi.

Baca Juga: Inflasi April Gara-Gara Harga Tiket Pesawat dan Bawang, Simak 5 Fakta Pemicunya

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Pere Musdalifah Mahmud mengakui, memang masih banyak hal yang mesti disempurnakan supaya harga pangan bisa terkendali saat Puasa dan Lebaran. Seperti data surplus di daerah A harus bisa segera didistribusikan ke wilayah yang kekurangan pasokan.

"Kadang di Bantul panen raya, tapi di Yogya harganya tinggi. Nah ini yang memang terus disempurnakan untuk membangun komunikasi dan terbuka," tuturnya, dalam Forum Merdeka Barat (FMB), Senin (13/5/2019).

Pemerintah Sediakan 29 Ton Bawang Putih untuk Operasi Pasar di Semarang 

Dia juga mengaku bahwa harga pangan di Minggu pertama Puasa mengalami kenaikan, seperti cabai merah, beras, daging sapi yang naik 1,5% dan lainnya. Namun demikian, Musdalifah meyakini jika laju inflasi tetap bisa terkendali. Pada Puasa 2018, inflasi hanya sebesar 0,59%.

"Memang ada kenaikan tapi tidak begitu besar. Sebelumnya inflasi bisa 0,93% (2014), kemudian 1,12% (2015). Tapi mulai terkendali harga sehingga pada 2016 sebesar 0,69%. Ada penurunan inflasi dan diharapkan bisa lebih disempurnakan lagi," tuturnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini