nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Emas Naik 1% ke Level USD1.300 per Ounce

Selasa 14 Mei 2019 08:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 14 320 2055359 harga-emas-naik-1-ke-level-usd1-300-per-ounce-jnOTTMgxA1.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

CHICAGO - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak lebih dari 1% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena investor beralih memarkir dana-dananya ke aset safe haven emas, setelah pasar ekuitas Amerika Serikat jatuh di tengah meningkatnya gesekan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD14,4 atau 1,12% menembus batas psikologis USD1.300, menjadi menetap pada USD1.301,8 per ounce. Demikian seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

China mengumumkan pada Senin (13/5/2019) bahwa mereka akan menaikkan tarif-tarif tambahan yang dikenakan pada beberapa produk Amerika Serikat yang diimpor mulai 1 Juni 2019.

 Baca Juga: Yuan China Anjlok karena Perang Dagang, Terlemah sejak Desember

China sebelumnya telah memberlakukan tarif tambahan untuk impor barang-barang Amerika Serikat senilai USD60 miliar, tarif-tarif tambahan pada beberapa produk sekarang akan dinaikkan menjadi 25%, 20% dan 10%, menurut pernyataan Komisi Bea Cukai Dewan Negara.

Keputusan itu muncul setelah Amerika Serikat bergerak untuk menaikkan tarif barang-barang China senilai USD200 miliar dari 10% menjadi 25% mulai 10 Mei 2019.

Pada pukul 18.45 GMT, Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 584,55 poin atau 2,25%. Indeks S&P 500 merosot 64,4 poin atau 2,24% dan Indeks Komposit Nasdaq tergelincir 238,33 poin atau 3,01%.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas Amerika Serikat. Ketika pasar saham sedang merosot, para investor dapat beralih membeli aset safe haven, seperti emas.

 Baca Juga: Aksi China Balas Kebijakan Tarif Trump, Dolar AS Langsung Jeblok

Dolar AS yang melemah juga memberikan dukungan tambahan terhadap emas. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun tipis 0,01% menjadi 97,3217 pada pukul 15.00 (19.00 GMT).

Emas dan dolar AS juga bergerak berlawanan arah. Jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 1,3 sen AS atau 0,09% menjadi USD14,777 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD10,7 atau 1,24% menjadi ditutup pada USD854,9 per ounce.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini