nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penampakan Gerbang Tol Cikarang Utama Sebelum Dibongkar 23 Mei

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 10:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 20 320 2057823 penampakan-gerbang-tol-cikarang-utama-sebelum-dibongkar-23-mei-94SM7YtmF7.jpg Foto: Gerbang Tol Cikarang Utama (Feby/Okezone)

CIKARANG - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) siap membongkar Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama secara bertahap, untuk memperlancar rencana kebijakan one way di jalan tol saat arus mudik dan balik Lebaran.

Asal tahu saja, kebijakan one way atau jalur satu arah diputuskan menjadi skema yang akan memperlancar arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Kebijakan sistem one way berlaku dari KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 262 Brebes Barat, mulai tanggal 30 Mei - 2 Juni 2019 untuk arus mudik, kedua jalur baik ke arah Jawa (A) maupun ke arah Jakarta (B), hingga Rest Area di kiri dan kanan jalan bisa dimanfaatkan pengendara yang mengarah ke Timur.

 Baca Juga: Gerbang Tol Cikampek Utama Beroperasi 23 Mei

General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman menerangkan, sebenarnya GT Cikarang Utama untuk hari normal melayani transaksi dengan 14 gardu menuju ke timur. Setiap kali Lebaran, ada tambahan 6 gardu, sehingga total 20 gardu yang siap melayani.

 Tol Cikarut

Sedangkan arah sebaliknya atau exit menuju Jakarta, GT Cikarang Utama menyiapkan 20 gardu. Untuk Lebaran dimaksimalkan pelayanan hingga 31 gardu.

Namun, lanjut Raddy, situasi jalan tol tahun ini sangat berbeda dibanding tahun lalu. Tol Trans Jawa sekarang tersambung sehingga volume kendaraan diprediksi akan meningkat.

Apalagi ditambah tingginya harga tiket pesawat yang diprediksi membuat moda transportasi untuk mudik dan balik Lebaran bertambah.

"Melihat situasi tersebut, ditambah adanya proyek Jakarta-Cikampek Elevated, maka beban di GT Cikarang Utama akan berat. Proyek itu memakan 6 gardu sehingga untuk keluar Jakarta sisa 25 gerbang lagi, begitu juga ke arah timur dari 20 gardu yang tidak efektif 3," ujarnya, di Gerbang Tol Cikarang-Utama, Senin (20/5/2019).

 Tol Cikarut

Dengan demikian, Gerbang Tol Cikarang Utama diputuskan untuk dinonaktifkan dan secara bertahap akan dibongkar. Untuk pelayanan transaksi tol dialihkan ke GT Cikampek Utama yang berada di kilometer 70 dan GT Kalihurip Utama di KM 67.

"Jadi intinya ada masalah pada kapasitas di Cikarang Utama dalam melayani nantinya dan gangguan proyek," ujarnya.

 Baca Juga: Menhub: Gerbang Tol Cikampek Utama dan Kalihurip Beroperasi 23 Mei

Raddy menambahkan, untuk tahap awal pihaknya akan membongkar gardu 13,15,17,19 pada 23 Mei sampai 29 Mei 2019. Sementara sisa gardu dan bangunan GT Cikarang Utama akan dibongkar lagi usai Lebaran.

"Bertahap empat gardu kita bongkar sampai line-nya bersih. Jadi empat jalur nantinya lurus saat one way. Secara bertahap kita bongkar nanti," ujarnya.

 Tol Cikarut

Sementara itu, untuk kendaraan yang menuju Jakarta akan dialihkan melalui jalan arteri Pantura dan dapat masuk kembali pada GT Cikarang Barat 4 dan 5 serta Cikarang Utara.

Sedangkan arus balik, diberlakukan tanggal 8-10 Juni 2019, sistem satu arah diberlakukan ke arah Jakarta. Sistem one way saat arus balik diterapkan dari KM 189 Palimanan hingga KM 29 Jakarta - Cikampek.

Kondisi lalu lintas diberlakukan kembali dua arah setelah KM 29 Jakarta - Cikampek dan untuk pemakai jalan yang akan menuju arah Jawa Tengah diarahkan melalui GT Cibitung 1, Cikarang Utara dan GT Cikarang Barat 3 menuju jalur Pantura dan dapat kembali memasuki jalan tol pada GT Plumbon 2 sedangkan yang akan menuju Bandung masuk kembali melalui GT Sadang.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini