JAKARTA - Penggunaan teknologi pesawat luar angkasa dalam sistem transportasi udara akan menjadi terobosan baru dan membuka persaingan dengan maskapai penerbangan yang menyediakan perjalanan jarak jauh.
Perusahaan luar angkasa dunia seperti Virgin Galactic, SpaceX, dan Blue Origin telah menerima investasi selangit dalam mendorong pengembangan pesawat luar angkasa secara lebih luas dan cepat.
Sejauh ini Virgin Galactic, SpaceX, dan Blue Origin tidak memberikan komentar mengenai rencana penerbangan udara menggunakan pesawat luar angkasa. Hal itu patut menjadi alternatif sektor bisnis.
Saat ini penerbangan jarak jauh masih menggunakan pesawat dengan rata-rata daya tempuh sekitar 10 jam. Tempo perjalanan itu dapat dipangkas hingga di bawah satu jam jika menggunakan roket pesawat luar angkasa.
Baca Selengkapnya: Revolusi Industri Udara, Penerbangan Bakal Gunakan Pesawat Luar Angkasa
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.