nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggaran Kementerian Lembaga Tahun 2020 Turun 0,2% Jadi Rp854 Triliun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 27 Juni 2019 13:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 27 20 2071592 anggaran-kementerian-lembaga-tahun-2020-turun-0-2-jadi-rp854-triliun-FoNiSH3cWl.jpeg Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Pemerintah mengajukan anggaran belanja untuk kementerian dan lembaga (K/L) pada tahun 2020 sebesar Rp854 triliun dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Anggaran K/L tersebut mengalami penurunan dari tahun 2019 yang sebesar Rp855,4 triliun atau turun 0,2%.

Berbeda dari tiga tahun terakhir yang terus mengalami kenaikan, di tahun 2017 naik 11,8% jadi Rp765,1 triliun, 2018 naik 10,6% jadi Rp846,6 triliun, dan di 2019 naik 1% jadi Rp855,4 triliun.

Baca Juga: Kemenkeu Rapat dengan DPR Bahas Anggaran Belanja Pemerintah Pusat

"Ini memang sedikit mengalami penurunan dibandingkan pagu tahun 2019, namun ini masih sangat sementara dan dalam waktu berjalan ini masih ditinjau oleh pemerintah," ujar Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dalam rapat di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Baca Juga: 4 Menko Ajukan Anggaran Rp1,2 Triliun pada 2020

Menurutnya, penurunan tersebut terjadi karena pemerintah memang memfokuskan untuk belanja yang lebih efisien dan efektif pada 2020. Serta, mengutamakan prinsip setiap Rupiah yang dibelanjakan harus memberikan manfaat bagi pembangunan bangsa. 

"Pemerintah mengarahkan untuk melakukan efisiensi di belanja barang K/L supaya bisa diarahkan belanja yang lebih produktif untuk belanja K/L secara umum," katanya.

Askolasi menjelaskan, secara rata-rata belanja K/L sejak 2014-2019 mengalami peningkatan 8,2% tiap tahunnya. Di mana belanja pegawai naik 9,5% tiap tahun, belanja barang naik 4,1% tiap tahun, dan belanja modal naik 41,% per tahun.

Baca Juga: Menko Darmin Jamin Penurunan Pagu di 2020 Tak Pengaruhi Kinerjanya

Dengan melihat peningkatan belanja itu, kata Askolasi, pemerintah menginginkan belanja barang di tahun depan untuk lebih efisien, sehingga dialihkan ke belanja modal. Sebab pada 2020, rencana kerja pemerintah adalah pengembangan sumber daya manusia, infrastruktur, serta jaring pengaman sosial.

"Untuk dukung prioritas pemerintah, efisiensi belanja barang K/L diupayakan supaya bisa dialihkan ke belanja produktif. Ini arah belanja K/L secara umum," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini