Usir 10.000 Kapal Pencuri Ikan Asing, Menteri Susi: Pendapatan Nelayan Naik

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 04 Juli 2019 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 04 320 2074605 usir-10-000-kapal-pencuri-ikan-asing-menteri-susi-pendapatan-nelayan-naik-myEbGZKBHm.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga 2019 ini konsisten mengusir kapal-kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Tercatat hingga 2019 ini sudah 10.000 kapal asing yang melakukan illegal fishing angkat kaki dari perairan Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengatakan, perginya 10.000 kapal asing yang biasa mencuri ikan di perairan Indonesia ini membuat nelayan dalam negeri lebih sejahtera. Karena, nelayan bisa lebih leluasa mencari ikan tanpa harus bersaing dengan kapal asing.

“Jadi hilangnya 10.000 kapal asing justru malah menaikan pendapatan kita semua,” ujarnya dalam acara halalbihalal di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

 Baca Juga: Menteri Susi: Lebih dari 10.000 Kapal Ikan Asing Diusir dari Laut Indonesia

Susi pun membandingkan kondisi kelautan dan perikanan di Indonesia sebelum dan sesudah kapal asing lari dari Indonesia. Pada saat sebelum kapal asing diusir dari perairan Indonesia, kondisi kesejahteraan nelayan menurun dan ini berdampak juga pada perekonomian negara.

Menurut Susi, wajar saja jika nelayan kalah dari kapal asing, sebab kapal yang dimiliki asing ini lebih. besar. Dan alat tangkapnya juga jauh lebih besar.

“Kapalnya luar biasa besar yang akhirnya menghabiskan sumber daya laut kita,” ucapnya

 Baca Juga: Menteri Susi Waspadai Potensi Perang Pangan

Atas dasar itu, Susi membantah jika kebijakannya yang menenggelamkan kapal asing pencuri ikan di Indonesia tidak memiliki dampak terhadap kesejahteraan nelayan. Karena buktinya sudah sangat terlihat.

“Jadi tidak ada yang bilang penertiban ilegal fisihing membuat mundur atau stagnan dari ekonomi perikanan. Tidak, malah justru luar biasa lebih baik,” ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini