Share

3 Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap, Praktik Illegal Fishing Tak Ada Ampun

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 07 Desember 2021 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 320 2513044 3-kapal-berbendera-malaysia-ditangkap-praktik-illegal-fishing-tak-ada-ampun-o8t6UFiPwv.jpg KKP Tangkap Kapal Ikan Asing asal Malaysia. (Foto: Okezone.com/KKP)

JAKARTA — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan penangkapan terhadap tiga kapal ikan asing berbendera Malaysia. Penangkapan dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan sebagai salah satu prinsip dasar penerapan ekonomi biru.

“Kami mengonfirmasi penangkapan tiga kapal ikan asing berbendera Malaysia dua hari terkahir. Ketiga kapal tersebut, satu kapal ditangkap di perairan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571 Selat Malaka dan dua kapal di perairan WPPNRI 716 Laut Sulawesi sekitar perairan Ambalat," ujar Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Adin Nurawaluddin, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga: Nekat Masuk ZEEI, Kapal Pencuri Ikan Asal Malaysia dan Filipina Diciduk

Adin Nurawaluddin menambahkan, untuk ketiga kapal ikan asing tersebut adalah KM.KHF 1746 (69,82 GT), SA-1882/5/F (4,30 GT), dan SA-3591/5/F (1 GT). Kapal tersebut mengoperasikan alat penangkapan ikan trawl dan hand line.

“Penangkapan tersebut memberikan sinyal yang jelas bahwa aparat di lapangan selalu sigap dan siap mengawal kebijakan ekonomi biru dengan memberantas praktik-praktik penangkapan ikan yang ilegal dan merusak,” ujarnya.

Baca Juga: 2 Kapal Malaysia Ditangkap, KKP: Pemberantasan Illegal Fishing

Lebih lanjut Adin menjelaskan bahwa telah menginstruksikan jajaran di lapangan untuk tetap waspada dan penangkapam ini adalah bukti keseriusan KKP untuk menjaga laut Indonesia agar tetap lestari.

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono menjelaskan bahwa penangkapan terhadap ketiga kapal ikan asing berbendera Malaysia ini berhasil dilakukan pada operasi yang dilaksanakan Kapal Pengawas Hiu 08 dan Kapal Pengawas Hiu 07.

“Sudah kami ad hoc ke Stasiun PSDKP Belawan dan Satwas PSDKP Nunukan untuk pemeriksaan lebih lanjut ,” tegas Ipunk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini