nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rahasia Perusahaan Amazon Kalahkan Wallmart, Google hingga Apple

Koran SINDO, Jurnalis · Minggu 07 Juli 2019 12:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 07 320 2075668 rahasia-perusahaan-amazon-kalahkan-wallmart-google-hingga-apple-EeHVYRBEdf.jpg CEO Amazon Jeff Bezos (Foto: Reuters)

Dengan kesuksesan ini, Bezos menjadi orang terkaya di dunia. Sumber kekayaannya berasal dari bisnis komputasi cloud . Dia juga memiliki perusahaan eksplorasi antariksa Blue Origin. Namun Amazon tetap menjadi sumber terbesarnya.

“Amazon membukukan pendapatan USD233 miliar,” ungkap laporan Bloomberg.

Dominasi Amazon kian tak terhentikan setelah mengakuisisi Whole Foods, Zappos, Audible, Twitch, dan Ring. “Tempat pertama yang dikunjungi para pembeli saat ini ialah pasar online . Saat berselancar, sebagian besar dari mereka mengunjungi Amazon,” ujar Charles Fishman, penulis buku The Wal-Mart Effect.

Sam Walton mendirikan Walmart untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen dengan harga yang terjangkau dan tidak berbeda di seluruh AS. Pada awal 1990-an, konsumen di AS tidak pernah berpikir dapat membeli celana jeans biru dan ayam di tempat yang sama sampai Walmart mengubah sistem dagang.

Baca Juga: Kenalan dengan Tony Robbins, Sang Ahli Strategi Hidup

Namun pejabat AS mengatakan Amazon tumbuh terlalu besar. Pada awal tahun ini anggota Parlemen AS Alexandria Ocasio-Cortez menentang rencana Amazon mendirikan kantor pusat kedua di New York.

Senator Massachusett, Elizabeth Warren, juga mengatakan Amazon tidak boleh menjadi pasar sekaligus penjual. Kesuskesan Amazon tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur dan sistem pengiriman yang supercepat. Hampir semuanya dapat dikirimkan dalam hitungan jam atau hari.

Fishman mengatakan Amazon telah mengubah kebiasaan konsumen dari ketidakpedulian terhadap penilaian orang menjadi peduli sekali.

“Dulu, saat akan membeli barang, terutama yang berkaitan dengan fashion atau buku, para pembeli selalu mengatakan, ”Bodo amat dengan apa yang dikatakan orang lain.” Tapi sekarang para pembeli selalu menunggu reviu dari orang lain sebelum membeli barang. Ini merupakan perubahan besar,” katanya.

Baca Juga: Buffett Kuasai 483.300 Saham Amazon, Nilainya Rp13 Triliun

Dampak Amazon signifikan, bahkan menyebabkan toko kelontong gulung tikar. Selama 15 pekan awal tahun ini saja sekitar 6.000 toko di AS terpaksa tutup akibat tidak mampu menjual barang dagangan. Sebaliknya Amazon terus tumbuh dengan kapitalisasi pasar hampir menyentuh USD1 triliun pada Juli ini.

Amazon diprediksi akan meraup penjualan sebesar USD275,06 miliar pada akhir tahun ini. Namun Bezos tidak menyangka perusahaan rintisannya tersebut akan menjadi perusahaan raksasa.

“Saya tidak dapat menjamin Amazon akan dapat menjadi perusahaan yang sukses,” ujar Bezos pada 1999 seperti dilansir BBC.

(muh shamil)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini