JAKARTA - Mahalnya harga tiket menjadi polemik belakangan ini. Harga biaya bahan bakar pun ikut menjadi sorotan, lantaran menjadi bagian penting dalam sebuah industri.
"Jangan khawatir kita akan support industri," tegas Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dalam acara Halalbihalal, di Jakarta, Selasa (9/7/2019).
Baca juga:Impor Migas Naik 46,9%, Arcandra: Untuk Stok Lebaran dan Puasa
Dia memaparkan, data per 1 Juli 2019, harga avtur Pertamina Rp8,515 per liter. Sementara, berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian ESDM, di level Rp 12.624 per liter. "Dibandingkan regional, harga kita paling murah," imbuhnya.
Menurutnya, bentuk dukungan kepada industri berupa pengendalian harga bahan bakar berupa avtur agar tetap di bawah ketentuan Peraturan Menteri ESDM. "Apapun kita kendalikan dulu. Kita impor supaya semua kontrol ada di kita," imbuhnya.
Seperti diketahiu, pemerintah tengah berupaya mengendalikan harga tiket pesawat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memastikan maskapai sudah mempersiapkan bangku untuk pemberian tarif diskon penerbangan maskapai berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) sebesar 50%. Adapun porsi yang disiapkan ada 30% dari total seat yang ada.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.