nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buka Rekening Efek Tak Ribet, Kabar Baik Buat Milenial

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 20 Juli 2019 09:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 19 278 2080897 buka-rekening-efek-tak-ribet-kabar-baik-buat-milenial-njpx105GXl.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) berkomitmen untuk terus memperkuat basis pemodal lokal. Sejumlah kebijakan dalam rangka literasi terus digalakkan.

Setelah program “Yuk Nabung Saham”, yang berjalan masif, otoritas bursa saham tidak berhenti di situ. Merespons tren munculnya para milenial yang merespons program “Yuk Nabung Saham”, OJK dan BEI melanjutkannya dengan penyederhanaan proses pembukaan rekening efek.

Sudah jadi pengetahuan umum, masyarakat modern dan terutama milenials, lebih menyukai cara praktis dalam berbagai urusan. Bahasa gaulnya, “gak pake ribet”. Prinsipnya, jika bisa dipermudah, mengapa harus harus dibuat sulit. Cara pandang seperti itu telah direspons melalui terobosan dalam layanan membuka rekening, baik rekening efek maupun rekening reksa dana.

Melalui program penyederhanaan ini, investor pasar modal cukup meluangkan waktu paling laa 2 jam untuk bisa mulai bertransaksi. Sejak penghujung Maret 2019, bertempat di Gedung BEI, OJK telah meresmikan penyederhanaan ketentuan membuka rekening efek dan rekening nasabah secara elektronik.

Baca Juga: Laba Bersih BEI Turun 14% Jadi Rp265 Miliar pada 2018

Selain untuk kepentingan literasi, program ini juka bertujuan untuk meningkatkan inklusi jasa keuangan, terutama inklusi di bidang pasar modal.

Aturan penyederhanaan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 6/SEOJK.04/2019 tentang Pedoman Pembukaan Rekening Efek Nasabah dan Rekening Dana Nasabah Secara Elektronik Melalui Perusahaan Efek yang Melakukan Kegiatan Usaha Sebagai Perantara Pedagang Efek.

Pedoman teknis pelaksanaan aturan tersebut pun sudah dijabarkan untuk menjadi pedoman teknis mulai dari pembukaan Rekening Efek Nasabah dan Rekening Dana Nasabah secara elektronik, penyediaan Customer Due Diligence (CDD) pihak ketiga, serta pedoman formulir pembukaan rekening untuk nasabah individual.

SEOJK diterbitkan agar pelaksanaan CDD tetap mengacu pada peraturan, namun tetap efisien dan memudahkan aktivitas transaksi di Pasar Modal.

Sejak ketentuan ini diresmikan, kalangan Perusahaan Efek telah mulai memberikan layanan pembukaan rekening efek dan rekening dana nasabah dengan semangat penyederhanaan dan memudahkan urusan nasabah.

Dengan ketentuan baru ini, proses membuka rekening efek dan rekening nasabah yang biasanya makan waktu sekitar 14 hari kerja, kini paling lama 2 jam sudah bisa mulai bertransaksi.

Dalam beberapa bulan terakhir sejak diterapkan, banyak milenials telah mulai menikmati kemudahan tersebut untuk berinvestasi dan menyiapkan masa depan.

Tujuan keuangan para milenials sudah mulai direncanakan saat ini, tanpa harus menunggu, karena prosesnya sudah dipermudah. Cukup datang ke cabang perusahaan efek terdekat untuk memulai merencanakan masa depan dengan berinvestasi.

Baca Juga: Bos BEI Harap Kabinet Baru Jokowi Percepat Revisi UU Pasar Modal

Sebelum OJK menyederhanakan aturan pembukaan rekening, sejumlah perusahaan efek bahkan sudah memperkenalkan fasilitas perdagangan secara online, yang umumnya sangat digemari para milenials.

Kini bahkan hampir semua perusahaan efek telah menyediakan fasilitas yang sama, baik untuk transaksi saham maupun reksa dana, selain kehadiran sejumlah market place.

Dengan demikian, setelah proses membuka rekening yang tidak pake ribet, para milenials sudah bisa bertransaksi saham maupun reksa dana dari mana saja, melalui perangkat komunikasi dalam genggamannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini