Jaga Ekosistem Laut dari Sampah Plastik

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 20:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 23 320 2082708 jaga-ekosistem-laut-dari-sampah-plastik-gWcCnWXzjX.jpg Foto: Pertamina dan Wasi Bersihkan Sampah di Pantai

BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) bersama Wanita Selam Indonesia (Wasi) berkomitmen untuk menjaga ekosistem laut di Tanah Air. Pasalnya, sebagai negara maritim Indonesia memiliki potensi kelautan, justru terjadi kerusakan ekosistem laut akibat sampah plastik dan cara penangkapan ikan dengan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan.

Salah satu aksi yang dilakukan adalah dengan membersihkan area Pantai Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur dari sampah yang berserakan di kawasan tersebut dan penanaman pohon mangrove. Kegiatan itu turut dihadiri oleh aparat kepolisian, TNI dan beberapa pelajar. Mereka bahu-membahu mengangkut sampah untuk dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam truk.

Baca Juga: Pertamina Kalahkan Facebook dan Alibaba dalam Daftar Perusahaan Raksasa Dunia

“Wasi berupaya untuk terus meningkatkan kesadaran pentingnya laut bagi kehidupan. Melalui kerja sama dengan berbagai pihak salah satunya Pertamina, Wasi akan terus berperan aktif dalam mendukung dan mengembangkan program-program pelestarian laut dengan memanfaatkan pengetahuan dan keahlian kami sebagai penyelam," kata Ketua Umum Wasi, Tri Tito Karnavian di lokasi, Selasa (23/7/2019).

Dia mengaku tak akan kenal lelah untuk selalu memberikan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga ekosistem laut di Indonesia. Sehingga nantinya kesadaran mereka untuk menjaga kebersihan dan keindahan laut akan semakin meningkat.

Pertamina Bersihkan Laut

"Pantai dan laut yang bersih tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat sekitar pantai tapi juga membantu pengembangan potensi wisata bahari Indonesia,” ujarnya.

Tri menyatakan, pihaknya memiliki agenda besar pada 3 Agustus 2019 di Manado Sulawesi Utara. Kegiatan itu ialah pemecahan 3 rekor dunia, yaitu penyelaman massal bertarget 3000 penyelam, rantai manusia terpanjang dalam air dan pembentangan bendera terlebar di dunia.

"Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia dan sebagai upaya ikut mempromosikan banyak hal yang berkaitan dengan laut seperti pariwisata, lingkungan hidup, kelestarian alam dan olahraga selam," kata Tri.

Baca Juga: Tim Ahli Investigasi Tumpahan Minyak Pertamina di Laut Utara Jawa

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengapresiasi rencana kegiatan dari Wasi tersebut. Menurut dia, aksi pemecahan rekor dunia selam Guinness World Records itu menunjukkan bahwa wanita Indonesia juga memiliki semangat untuk turut berkontribusi menggaungkan kelestarian laut Tanah Air.

"Maka sejalan dengan itu, Pertamina dengan bangga mendukung kegiatan tersebut sebagai salah satu wujud jiwa sosial korporasi terhadap upaya pengembangan dan kepedulian sumber daya Indonesia," kata Nicke.

Dia menyatakan, melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang secara berkelanjutan dilakukan, pihaknya berupaya untuk menjadi BUMN yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan lingkungan.

Sebagai informasi, beberapa program pelestarian laut lainnya yang diinisiasi Pertamina antara lain Hutan Mangrove di Balongan dan Cilacap serta budidaya terumbu karang di Teluk Kabung dan Minangkabau.

Sementara khusus di Balikpapan, Pertamina juga melaksanakan program CSR untuk edukasi pentingnya laut berupa edukasi Mangrove di Kawasan Ekowisata Mangrove Margomulyo dan budidaya kepiting soka.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini