nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Fakta di Balik Metamorfosis Gojek, Boy Thohir Jadi Komisaris hingga Transaksi Naik 1.100%

Fakhri Rezy, Jurnalis · Minggu 28 Juli 2019 06:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 26 320 2083995 4-fakta-di-balik-metamorfosis-gojek-boy-thohir-jadi-komisaris-hingga-transaksi-naik-1-100-hsUAFtmwIa.jpg Gojek (Okezone)

JAKARTA - Gojek di bawah naungan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa melakukan pergantian logo (rebranding). Kehadiran logo baru tersebut diilhami oleh perjalanan Gojek yang telah berhasil menjadi platform teknologi terdepan di Asia Tenggara.

Bagaimana tidak, pertumbuhan Gojek sangatlah pesat sejak aplikasi diluncurkan. Dalam 3 tahun jumlah transaksi yang diproses melesat hingga ribuan persen.

Go-Jek yang dimulai dengan 20 mitra pengemudi, kini telah bermitra dengan lebih dari 2 juta mitra pengemudi, 400 ribu mitra merchant dan 60 ribu penyedia jasa di Asia Tenggara.

 Baca juga: Boy Thohir Jadi Komisaris Gojek

Oleh karena itu, Okezone Finance merangkum fakta-fakta mengenai pergantian logo Gojek. Berikut fakta-faktanya.

 Gojek

1. Logo Baru

Founder dan CEO Go-Jek Grup Nadiem Makarim memutuskan untuk mengganti logo. Logo terbaru ini melambangkan eksistensi Gojek di Tanah Air. Di mana, Gojek menjadi pemecah masalah melalui teknologi.

"Logo ini melambangkan satu tombol untuk semua," ujar Nadiem belum lama ini.

Dirinya mengatakan, lingkaran di logo baru ini mewakili ekosistem Gojek yang semakin solid memberikan manfaat untuk semua. Juga diklaim sebagai cara pintar dalam mengatasi tantangan yang dihadapi para pengguna.

 Baca juga: Nadiem: Dulu Go-Jek Susah Cari Pinjaman, Kini Jadi Rebutan Investor Asing

"(Tantangan) untuk hidup yang lebih mudah bagi konsumen, untuk akses pendapatan tambahan yang lebih luas bagi mitra, untuk peluang pertumbuhan bisnis yang pesat bagi para merchant, dan masih banyak lagi. Dengan Go-Jek #PastiAdaJalan, itu intinya," ujar Nadiem.

2. Jadi Rebutan Investor

Presiden Gojek Grup Andre Soelisty menyebut bahwa Go-Jek saat ini telah didanai oleh berbagai investor asing yang berkapasitas besar. Di mana platform teknologi on demand ini telah menambah daftar investornya dengan Visa dan Mitsubishi. Tapi dirinya enggan memberitahukan nominal dan di bidang apa kedua investor tersebut mengucurkan dananya.

"Investor baru Go-Jek itu seperti Mitsubishi dan Visa. Dengan kerja sama ini ada yang dukung kita jadinya payment menjadi tonggak financial inclusion," ujar dia.

 Baca juga: Go-Jek Ganti Logo, Nadiem Makarim: Kami Hadir untuk Pecahkan Masalah Teknologi

Untuk diketahui, Go-Jek sudah menyandang status decacorn dengan valuasi USD10 miliar atau Rp140 triliun.

Dia menuturkan, banyaknya investasi masuk ke Gojek merupakan bentuk apresiasi dan kepercayaan dari para pemain global. Terutama bagi investor asing yang tahu betul bahwa startup di negara emerging market perlu mitra yang kuat agar tetap bisa berkembang.

"Kita ambil contoh Google, perusahaan teknologi yang dipakai semua orang. Kita tahu Google salah satu perusahaan terbesar dunia. Maka itu mereka percayakan Go-Jek untuk berdayakan negara emerging, untuk bantu secara real," tutur dia.

3. Boy Thohir Merapat ke Gojek

Secara mengejutkan Presiden Gojek Grup Andre Soelistyo mengumumkan Garibaldi Thohir (Boy Thohir) bergabung dengan jajaran komisaris Gojek.

“Sebagai tokoh bisnis yang dikenal sangat mendukung kemajuan perusahaan-perusahaan karya merah putih untuk maju di kancah internasional, Pak Boy berbagi visi yang sama dengan kami. Membuat Indonesia menjadi pesaing di ranah global,” ujarnya.

Pengalaman panjang Boy Thohir di dunia bisnis, menurut Andre, bisa memberikan masukan dan saran penting bagi Gojek supaya bisa terus tumbuh menjadi juara nasional dan terus memberikan dampak sosial ekonomi positif bagi bangsa.

4. Transaksi Fantastis

Pencapaian Gojek sejak aplikasi diluncurkan lima tahun lalu merupakan bukti kepercayaan mitra, konsumen, partner bisnis, dan investor terhadap visi dan model bisnis yang dikembangkan.

Pertumbuhan Gojek sangatlah pesat sejak aplikasi diluncurkan. Di mana dari Juni 2016 hingga Juni 2019, jumlah transaksi yang diproses dalam platform melesat hingga 1.100%, atau 12 kali lipat.

"Kami tidak mungkin ada di sini tanpa dukungan jutaan mitra kami besena keluarga mereka, sekaligus ratusan juta konsumen kami yang telah mempercayakan berbagai kebutuhan (transaksi) sehari-hari kepada Iayanan di platform GoJek," ujar Founder Gojek Kevin Aluwi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini