nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Operasional MRT Jakarta Terganggu saat Mati Listrik

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Minggu 04 Agustus 2019 18:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 04 320 2087572 alasan-operasional-mrt-jakarta-terganggu-saat-mati-listrik-N5twLyeGDE.jpeg Foto: Dokumentasi MRT

JAKARTA - Operasional MRT Jakarta terpaksa harus berhenti menyusul terjadinya pemadaman listrik secara serentak. Padahal seharusnya, pasokan listrik ke MRT Jakarta mendapatkan prioritas meskipun dalam kondisi darurat sekalipun.

Direktur pengadaan strategi 2 PLN Djoko R Abumanan mengatakan, memang cadangan listrik untuk MRT Jakarta masih belum bisa terpenuhi untuk kondisi darurat seperti saat ini. Pasalnya, pembangunan cadangan listrik yang ada di Senayan masih belum rampung.

Dia menjelaskan, PLTD Senayan memang disiapkan sebagai pemasok listrik operasional MRT Jakarta terutama dalam kondisi darurat saat ini. Dengan adanya PLTD Senayan ini, MRT Jakarta akan masih tetap beroperasi untuk sekedar melanjutkan perjalanan hingga ke Stasiun terdekat.

"Terus terang PLN menyiapkan cadangannya dengan membangun PLTG di Senayan, kebetulan yang bangun IP [Indonesia Power]. Cuma ini belum selesai," ujarnya dalam acara konferensi pers Kantor PLN Pusat Pengatur Beban (P2B) Gandul, Depok, Jawa Barat, Minggu (4/8/2019).

Sementara itu, Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani, turut menyampaikan keprihatinannya atas terganggunya operasional MRT Jakarta. Dia membeberkan, saat ini progres pekerjaan fisik PLTD Senayan sudah mencapai 80-90%.

"Lagi berproses. Progres fisik di lapangan sudah cukup siginifikan, 80-90%, sedang pengujian. Ada beberapa hal yang memang perlu diselesaikan," ucapnya

Sripeni menjelaskan, pembangunan PLTD Senayan tidak lepas dari keberadaan pembangkit yang sebelumnya sudah berlokasi di tempat tersebut. Hanya saja, ada penambahan kapasitas dan jenis teknologi berbeda dibandingkan pembangkit eksisting.

"Karena sejak zaman Pak Karno itu di sana ada sejarahnya. Karena memang di situ sudah ada dan sekarang pun itu dipakai, cuma size dibesarkan dan teknologi jauh lebih ramah lingkungan. Efisiensinya sangat bagus, mudah-mudahan ke depan dengan tadi beroperasi persoalan mengenai MRT tidak terjadi," jelasnya.

Sebagai informasi, PLTD Senayan yang terletak di Jakarta Selatan tersebut bisa mendukung operasional MRT Jakarta. Back up 100 Mega Watt (MW) PLTD Senayan ini amat berarti bagi operasional jangka panjang MRT, tak hanya pada rute yang sudah ada, namun juga rute yang masih dalam rencana pembangun

1
2

Berita Terkait

Listrik

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini