RAPBN 2020 Harus Gambarkan Kekuatan dan Daya Tahan Ekonomi RI

Senin 05 Agustus 2019 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 05 20 2087941 rapbn-2020-harus-gambarkan-kekuatan-dan-daya-tahan-ekonomi-ri-hVShfWW5OJ.jpeg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan dan daya tahan ekonomi nasional di tengah gejolak ekonomi global.

Baca Juga: Harga Bahan Baku Turun, Pemerintah Pikir-Pikir Lakukan Penyesuaian Harga LPG Subsidi

"Kami masih melihat bahwa di tahun 2020, ekonomi global masih penuh dengan ketidakpastian," kata Presiden Jokowi ketika memimpin Sidang Kabinet Paripurna membahas RAPBN 2020 beserta nota keuangannya di Istana Negara Jakarta.

Menurut Kepala Negara, di tengah kondisi global seperti itu, RAPBN 2020 harus bisa menggambarkan kekuatan dan daya tahan ekonomi nasional dalam menghadapi gejolak eksternal yang ada.

"Sekaligus memperlihatkan arah politik anggaran kita ke depan yaitu lebih fokus untuk investasi pembangunan SDM besar-besaran," katanya.

Baca Juga: 4 Instruksi Khusus Jokowi dalam RAPBN 2020

Dia juga mengharapkan ara arah penggunaan APBN sebagai instrumen utama akselerasi daya saing ekonomi Indonesia.

"Terutama daya saing di bidang ekspor dan investasi," katanya, dikutip dari Antaranews, Senin (5/8/2019).

Kepala Negara juga minta APBN 2020 dikelola secara fokus, terarah, dan bisa tepat sasaran, serta manfaatnya dirasakan rakyat.

Mengenai investasi SDM, Presiden Jokowi mengingatkan hal itu sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi karena pembangunan SDM memerlukan kehadiran negara.

"Oleh sebab itu sejak mulai kandungan, bayi sampai anak-anak kita memasuki masa emas harus betul-betul diperhatikan, jangan sampai ada kenaikan angka stunting," kata Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini