Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Habiskan Rp21 Triliun

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 07 Agustus 2019 |12:30 WIB
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Habiskan Rp21 Triliun
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Foto: KCIC)
A
A
A

JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) hingga saat ini sudah menggelontorkan dana senilai Rp21 triliun untuk pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Progres konstruksi saat ini sudah mencapai 27%.

Direktur Utama Wika Tumiyana mengatakan, estimasi biaya tersebut berasal dari total investasi dibagi progres konstruksi. Asal tahu saja total investasi keseluruhan proyek kereta cepat pertama di Indonesia ini senilai Rp80 triliun.

Baca Juga: Pembebasan Lahan Sisa 2%, Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru 27%

"Untuk mencapai 27% itu berapa besarannya yang dipakai, uang dipakai, 27% kalikan Rp80 triliun, nanti dihitung sendiri. Itu adalah penyerapan (sampai saat ini),” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (6/8/2019).

Sementara hingga akhir tahun, Tumiyana menargetkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa mencapai 51%. Adapun estimasi biaya yang sudah dikeluarkan oleh perseroan mencapai Rp40 triliun hingga akhir 2019.

Baca Juga: Beroperasi 2022, RI-Jepang Teken MoU Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Setelah Kemerdekaan

"Kalau kita bisa nyampe selesai 50% berarti spendingnya (pengeluarannya) sampai dengan akhir 2019 besarannya Rp40 triliun. Sampai akhir tahun berarti akan menuju ke angka Rp40 triliun," jelasnya.

Tumiyana menjelaskan, pembangunan fisik dari kereta cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 27,2%. Sambil membangun, pihaknya juga tengah menyelesaikan masalah pembebasan lahan yang menyisakan 2% lagi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement