Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penerapan B20 Hemat Devisa hingga USD1,66 Miliar

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 12 Agustus 2019 |15:40 WIB
Penerapan B20 Hemat Devisa hingga USD1,66 Miliar
Ilustrasi Biodiesel (Foto: Kementan)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Enegi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, penerapan biodiesel 20% alias B20 berdampak baik bagi keuangan negara. Tercatat hingga Juli 2019, pemerintah berhasil menghemat devisa sebesar USD1,66 miliar.

Baca Juga: Panggil Arcandra, Menko Darmin Evaluasi Uji Coba B30

Menurut Arcandra, penghematan dikarenakan pemerintah bisa mengurangi impor minyak. Di mana selama ini, impor migas masih menjadi penyebab defisitnya neraca perdagangan RI.

“Kita tadi evaluasi berapa penghematan dari penerapan B20 dari Januari sampai Juli," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Biodiesel

Arcandra menjelaskan, volume penggunaan Fatty Acid Methyl Esters (FAME) pada Januari hingga Juli 2019 sudah mencapai 2.947.764 kiloliter (KL) atau 97,4% dari target kumulatif hingga pertengahan tahun.

Baca Juga: Penghematan Devisa dari B20 Ditargetkan Rp42,05 triliun

Target penyerapan FAME hingga akhir tahun sebanyak 6,2 juta kiloloter (KL). Dengan begitu, lanjut Arcandra, serapan tersebut telah mencapai 44% dari target 2019.

"Kalau kita melihat harga MoPS untuk diesel dikalikan volume FAME yang sudah terdistribusikan itu sekitar 97%, maka penghematannya itu sekitar USD1,66 miliar dari Januari sampai Juli," kata Arcandra.

Sepanjang tahun ini pemerintah menyiapkan 6,2 juta kiloliter B20 dengan target penyerapan mencapai 100%. Adapun sejak Januari hingga Juli 2019, volume penggunaan B20 telah mencapai 2,95 juta kiloliter atau 44% dari total kuota tersebut.

Angka pencapaian 97,4% sejak Januari hingga Juli 2019 itu menunjukkan bahwa realisasi program mandatori B20 belum mencapai target yang ditetapkan sebesar 100%

"Pencapaian (penyerapan) itu sudah 97,4% dari target," ujarnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement