Impor Solar Turun 45% berkat B20

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 12 320 2091071 impor-solar-turun-45-berkat-b20-VQMMsYeXjo.jpg Ilustrasi Biodiesel (Foto: Kementan)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan penggunaan biodiesel B20 telah menurunkan sedikit defisit neraca perdagangan. Selain itu, penerapan B20 mampu menekan impor solar.

“Memang jelas turun impor 2019 dibanding 2018. Rata-rata impor solar bulanan tahun 2019 turun 45% dibanding rata-rata impor solar bulanan tahun 2018," kata Darmin Nasution, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Baca Juga: Dipakai TNI hingga Freeport, Realisasi Penggunaan B20 Capai 97%

Saat ini transaksi berjalan (current account defisit/CAD) telah dihemat devisi sebesar USD1,7 miliar dari penyerapan 6.197.000 kiloliter (KL) B20.

"Yang sudah kita hitung secara jelas ada B20. Dengan realisasi seperti sekarang kita akan menghasilkan menggunakan kira-kita 6.197.000 KL setahun dan itu penghematan devisa USD1,6 miliar. Nanti pada waktu B100 akan kita hitung lagi," kata Darmin.

Biodiesel

Darmin memastikan, pihaknya masih melakukan uji coba penerapan B30 hingga pertengahan September 2019. Dia berharap, penyerapan bahan bakar biodiesel ini biasa maksimal di pasar.

Baca Juga: Dari B20, Jokowi Ingin Loncat ke B50 pada Akhir 2020

"Kalau untuk B30 masih uji coba sampai pertengahan September. bukan dari sekarang. Sekarang pun mereka sudah punya hasilnya meskipun preliminary. Ada dampaknya tapi tidak signifikan. Paling, ya paling ada yang harus dikurangi," tuturnya.

Menurut Darmin, proses pembuatan B20 seperti sabun dan air. Jika filternya jelek, kata dia, maka filternya harus langsung dicuci.

"Kalau mau pakai ya ganti dulu semuanya. B30 ada sedikit teknis yang perlu ditingkatkan," terangnya.

Menko Darmim telah meminta Menperin Airlangga Hartanto untuk mempersiapkan industri-industri yang akan mengunakan B20 dan B30. Dengan begitu, akan menambah permintaan pasar.

"Menperin katakan untuk mesin-mesin industri pun sudah siap. Setelah ada perbaikan sedikit," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini