nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jasa Raharja Dikaji Jadi Induk Holding BUMN Asuransi

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 20:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 14 320 2092006 jasa-raharja-dikaji-jadi-induk-holding-bumn-asuransi-UeasffXstS.jpeg Foto: Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata

JAKARTA - Pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asuransi masih terus digodok pemerintah. Termasuk di membahas mengenai penunjukan Jasa Raharja sebagai induk holding.

Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan, perlu pengkajian lebih dalam mengenai rencana penunjukan Jasa Raharja sebagai induk holding asuransi BUMN. Pasalnya, Jasa Raharja fokus menggarap asuransi wajib, sedangkan pada holding asuransi nantinya membahas berbagai produk.

Baca Juga: Holding BUMN Infrastruktur dan Perumahan Tunggu Tinta Jokowi

"Proses pembentukan holding juga cukup baik, diskusi lancar. Artinya ada progresif, tidak ada yang ngotot-ngototan," ujarnya di Kantor DJKN Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Ilustrasi Asuransi

Di sisi lain, lanjut Isa, pemerintah terus mematangkan konsep yang paling tepat dalam pembentukan holding BUMN di bidang asuransi ini. Oleh karena itu, pemerintah baik harus lebih berhati-hati dalam menerapkan konsep mengingat holding ini berkaitan dengan sektor keuangan yang memiliki dampak pada stabilitas keuangan.

Baca Juga: Bos Inalum Buka-bukaan Aset Holding Pertambangan Rp162 Triliun

Saat ini lanjut Isa, pemerintah menginginkan tidak hanya mengumpulkan perusahaan-perusahaan baik BUMN, maupun anak BUMN, bahkan cucu BUMN dalam satu holding. Akan tetapi juga melakukan konsolidasi agar pembentukan holding bisa bermanfaat

“Pada dasarnya Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan sedang mematangkan konsep holding,” ucapnya.

Berdasarkan landasan tersebut lanjut Isa, Kementerian Keuangan tidak mematok target tertentu. Hanya saja dirinya meyakini jika konsep pembentuk holding dilakukan dengan semangat yang konsolidasi maka dapat menghadirkan holding yang berkualitas.

“Enggak ada target, yang penting kalau itu diniatkan dengan suatu semangat holding akan hadirkan holding yang baik,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini