Utang Luar Negeri RI Bengkak Lagi, Kini Tembus Rp5.602 Triliun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 15 20 2092149 utang-luar-negeri-ri-bengkak-lagi-kini-tembus-rp5-602-triliun-q7IB5fBEyE.jpg Foto: Utang Luar Negeri RI Naik (Okezone)

Pengelolaan ULN pemerintah diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, dengan porsi terbesar pada beberapa sektor produktif yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yaitu sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (18,9% dari total ULN Pemerintah), sektor konstruksi (16,4%), sektor jasa pendidikan (15,9%), sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (15,2%), serta sektor jasa keuangan dan asuransi (14,0%).

ULN swasta tumbuh melambat. Posisi ULN swasta pada akhir triwulan II 2019 tumbuh 11,4% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 13,3% (yoy).

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin

Perlambatan ULN swasta terutama disebabkan oleh meningkatnya pembayaran pinjaman oleh korporasi. Secara sektoral, ULN swasta didominasi oleh sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara (LGA), serta sektor pertambangan dan penggalian. Pangsa ULN di keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,9%.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini