nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Mati Listrik, MRT Jakarta Belajar dari Korea

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 13:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 15 320 2092224 cegah-mati-listrik-mrt-jakarta-belajar-dari-korea-Km3doAJntd.jpeg Kerjasama MRT dengan Seol Metro Corporation (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menggandeng salah satu operator kereta terbesar Korea Selatan (Korsel), Seoul Metro Corporation. Kerja sama untuk pengembangan kapasitas operasi dan pemeliharaan dalam kereta api perkotaan.

Baca Juga: Bangun Pembangkit, MRT Jakarta Bebas Mati Listrik Oktober 2019

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepamahaman yang dilakukan pada hari ini. Penandatanganan antara kedua belah pihak langsung dilakukan oleh Dirut MRT Jakarta William Sabandar dan CEO dan President Seoul Metro Kim Tae Ho.

MRT Jakarta dengan Seol Metro Corporation

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, salah satu kerjasama ini untuk mengantisipasi kejadian mati listriknya yang terjadi beberapa waktu lalu. Pasalnya, MRT Jakarta akan belajar dari perusahaan asal Korea cara memitigasinya.

Baca Juga: Imbas Mati Listrik Serentak, MRT Jakarta Rugi Rp507 Juta

"Yang bisa kita siapkan mungkin kita belajar dari mereka gitu kalau menghadapi situasi seperti (padam listrik) itu hal-hal apa yang bisa kita siapkan gitu ya," ujar Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar di Wisma Nusantara, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Tak hanya listrik, mitigasi juga dilakukan ketika menghadapi perisitiwa bencana alam seperti gempa bumi. Teknologi yang digunakan bisa semakin memperkuat MRT Jakarta dalam memitigasi bencana

"Salah satunya kan kalau tadi misalnya soal gempa, kalau predictive maintenance kita sudah lakukan memang, tapi sekarang mungkin teknologi (Seoul Metro) itu akan membantu kita, jika terjadi gempa kita bisa lebih (siap)," katanya.

Menurut Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar, Seoul Metro memang memiliki teknologi canggih di perkeretaapian. Pihaknya akan mempelajari itu teknologi tersebut, bahkan pihaknya membuka peluag untuk menerapkan teknologi tersebut di MRT Jakarta.

“Nah ini baru introduction untuk kita, kita harus pelajari, kita harus lihat possibility-nya seperti apa. Kami kirim engineer kami ke sana, mereka juga datang ke sini melihat sistem kita, kemudian melihat hal-hal apa yang bisa kita kerja samakan," ujar Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar.

1
2

Berita Terkait

MRT

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini