nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jaga Pasokan Listrik Jawa, PLTU Cilacap Perlu Antisipasi Tsunami

Senin 19 Agustus 2019 18:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 19 320 2093907 jaga-pasokan-listrik-jawa-pltu-cilacap-perlu-antisipasi-tsunami-6DTtrQf87d.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menyatakan, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Cilacap, Jawa Tengah, harus dapat mengantisipasi bencana tsunami yang mengancam, dalam rangka menjaga pasokan listrik di pulau Jawa.

"Konstruksi PLTU yang tahan gempa dan tsunami jadi desain ideal di tengah kebutuhan listrik nasional yang terus meningkat," kata Ridwan Hisjam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (19/8/2019).

 Baca Juga: Resmikan PLTU Cilacap 660 Mw, Presiden Jokowi: Ini Kapasitasnya Besar Sekali

Ridwan mengemukakan hal tersebut saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI bertemu dengan otoritas PLTU Cilacap dan Pemerintahan Kabupaten Cilacap, Minggu 18 Agustus.

Dia mengingatkan bahwa pada 2006, pernah terjadi gempa yang menimbulkan tsunami di pantai Pangandaran, Jawa Barat, yang gelombang ombaknya menerjang pula PLTU di Cilacap, Jateng.

Disampaikan Ridwan, PLTU Cilacap pernah sekali terendam air laut karena tsunami walau dengan ketinggian yang rendah.

 Baca Juga: Presiden Jokowi Tak Ingin Listrik Tergantung Energi Fosil

Untuk itu, ujar dia, PLTU Cilacap perlu lebih sigap mengantisipasi tsunami yang mungkin saja kelak datang lebih tinggi.

"Kerusakan karena tsunami harus diantisipasi. Negara kita ring of fire. Di Indonesia bencana alam sering terjadi sebelum kita tahu. Di pantai selatan ini selalu ada ancaman tsunami," katanya.

 Pembangkit Listrik

Dia mengingatkan, bila PLTU Cilacap terganggu, maka terganggu pula distribusi listrik di pulau Jawa, terutama Jateng dan Yogyakarta.

Apalagi, dia juga mengingatkan bahwa untuk Jawa dan Bali ada program 35.000 mw yang harus disukseskan.

"Menyukseskan program elektrifikasi juga sekaligus mengantisipasi bencananya yang mungkin saja datang tanpa bisa diprediksi," ucapnya.

 Infografis PLN

Senada, Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi mengusulkan dibuat tembok yang lebih tinggi di pinggir pantai sebagai bentuk perlindungan yang memadai dari bahaya bencana alam. Demikian dikutip Antaranews.

Menurut Kurtubi, jangan hanya sekadar break water (pemecah gelombang) yang dibangun, tapi juga tembok tinggi di sisi pantai agar bahaya gelombang laut akibat tsunami tidak masuk ke kawasan PLTU.

Dia mengingatkan, PLTU Cilacap punya peran sangat strategis sebagai sumber listrik di pulau Jawa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini