Seberapa Ampuh QR Code Topang Ekonomi RI?

Rasyid Ridho , Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 22 20 2095209 seberapa-ampuh-qr-code-topang-ekonomi-ri-oxfOBv8rZK.jpg Foto: Teknologi QR Code

SERANG - Bank Indonesia (BI) Kantor perwakilan Banten optimistis penggunaan Quick Response Indonesia Standar (QRIS) atau QR code dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tanah jawara.

"Kami meyakini bahwa dengan penerapan QRIS dan dengan semakin tingginya penggunaan QRIS oleh masyarakat mampu menopang pertumbuhan ekonomi di Banten," kata Kepala Perwakilan BI Banten Erwin Soerdjadimadja kepada wartawan. Kamis (22/8/2019).

Baca Juga: Berlaku 1 Januari 2020, Ini Aturan Khusus QR Code Indonesia

Dijelaskan Erwin, penggunaan QRIS bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi di Banten.

BI Luncurkan QR Code

Pertumbuhan Ekonomi Banten pada triwulan II-2019 tumbuh 5,35 persen (yoy). Sedangkan pada akhir tahun BI Banten memproyeksikan di angka 5,3-5,7 persen (yoy). Pertumbuhan diprakirakan ditopang oleh kinerja konsumsi baik rumah tangga maupun Pemerintah serta kinerja ekspor.

Baca Juga: Standar QR Code Indonesia, Bagaimana Cara Kerjanya?

"Kami harapkan dengan semakin tingginya kontribusi konsumsi masyarakat Banten bisa mendorong penggunaan QRIS," ujarnya.

Diharapkan, QRIS menjadi sistem pembayaran yang dapat di manfaatkan masyarakat luas karena aman dan efisien. Apalagi, Indonesia memasuki era industri 4.0.

Selama ini, masyarakat telah banyak mengenal sistem pembayaran nontunai seperti OVO, Gopay, Linkaja, Dana dan lain-lain. Tapi contoh sistem pembayaran nontunai tersebut hanya dapat digunakan buat penyedia jasa itu sendiri. Sementara QRIS dapat digunakan buat semua merchant adalah penjual barang atau jasa.

"Generasi milenial terutama dapat menggunakan QRIS secara aman. Dengan QRIS kita menyongsong perubahan di era ekonomi digital sehingga Indonesia tumbuh menjadi negara maju modern dan inklusi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini