nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sawit RI Disebut Merusak Lingkungan, Menko Luhut: Itu Tidak Benar

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 14:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 23 320 2095700 sawit-ri-disebut-merusak-lingkungan-menko-luhut-itu-tidak-benar-9UTqfIaCIV.jpg Sawit RI Tak Benar Rusak Lingkungan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan kembali buka suara terkait diboikotnya produk sawit asal Indonesia oleh Parlemen Uni Eropa. Pemboikotan produk sawit ini berkaitan dengan isu perusakan lingkungan dan hutan (deforestasi)

 Baca Juga: BPK Temukan Banyak Masalah soal Sawit, Menko Luhut: Ini Dosa 25 Tahun Lalu

Menurut Menko Luhut, isu yang deforestasi yang sering dilempar oleh parlemen Uni Eropa ini sama sekali tidak benar. Menurutnya isu tersebut dilempar karena Indonesia dianggap berbahaya bagi keberlangsungan bisnis minyak nabati mereka.

“Kita, pemerintah sepertinya ditekan terus karena alasannya deforestasi, itu kan tidak benar," ujarnya saat ditemui di Kantor BPK, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

 Baca Juga: Di Depan Menko Luhut, BPK Beberkan Sejumlah Permasalahan Industri Kelapa Sawit

Menurut Luhut, jika isu tersebut benar tidak mungkin Indonesia masih menjadi negara penghasil carbon credit terbesar di dunia. Artinya, Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan penyerapan karbon dioksida terbesar di dunia.

"Sebetulnya itu karena kita ini penghasil carbon credit terbesar di dunia, saya ulangi, terbesar di dunia," ucapnya.

 Kelapa Sawit

Selain itu lanjut Menko Luhut, produk minyak nabati asal Indonesia juga masih sangat dibutuhkan oleh negara-negara eropa. Hanya saja selama ini pemerintah tidak menyadari hal tersebut.

Bagaimana tidak, produk kelapa sawit ini bisa dijadikan sebagai bahan makanan. Tercatat beberapa makanan yang dihasilkan oleh negara eropa menggunakan minyak sawit asal Indonesia.

"Jadi barat itu sangat membutuhkan kita, kita saja yang selama ini tidak sadar itu," kata Luhut.

Kelapa Sawit

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini