nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Kesalahan-Kesalahan para CEO di Perusahaan

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Minggu 01 September 2019 09:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 30 320 2098773 intip-kesalahan-kesalahan-para-ceo-di-perusahaan-tHGVLZOf3h.jpg Rapat ilustrasi (Companydirectors)

JAKARTA - CEO (Chief Executive Officer) memang terkesan sukses dan sempurna. Namun, mereka juga manusia yang bisa melakukan kesalahan.

Bahkan, kesalahan-kesalahan yang CEO ciptakan bisa berakibat sangat buruk. Blunder mereka bisa menimbulkan bahaya untuk perusahaan yang sedang dipimpin, menghancurkan strategi CEO, hingga menciptakan masalah baru.

Dikutip dari CNN Business pada Minggu (1/9/2019), inilah 4 kesalahan fatal yang CEO sering lakukan:

 Baca juga: Apakah Kamu Punya 1 dari 8 Tanda Karyawan yang Dikejar-kejar Waktu?

1. Terlalu lama memperhitungkan pemecatan

Heidrick & Struggles, perusahaan asal Amerika Serikat, pernah melakukan riset terhadap 60 CEO. Kebanyakan dari mereka mengaku kalau kesalahan fatal yang paling banyak mereka buat adalah terlalu memecat karyawan terlalu lama.

 Meeting

Banyak CEO yang merasa tidak memiliki nyali untuk memecat seseorang. Di antaranya adalah karena dia sudah mengenal orang tersebut dalam waktu yang cukup lama, atau tidak ingin menciptakan kekhawatiran di sekeliling karyawan dan investor. Padahal, orang tersebut tidak cocok untuk bekerjasama dengan perusahaan.

"CEO selalu berusaha meyakinkan diri mereka sendiri kalau, 'Aku bisa menyelamatkan orang ini. Jika aku punya waktu yang cukup banyak, aku akan mengubah orang tersebut menjadi lebih baik lagi,'" ujar Mark Nadler, Co founder dari Nadler Advisory Services.

 Baca juga: Hindari 8 Perkataan Ini di Kantor, Nomor 6 Bisa Bikin Tersinggung

2. Kurang Berinteraksi dengan Karyawan

Jika CEO terisolasi dari karyawannya, maka kemungkinan besar ia tidak akan memiliki banyak pengetahuan mengenai apa yang sedang terjadi di luar.

"Para karyawan itu merupakan orang-orang yang mengetahui apa-apa saja tentang ancaman dari luar bagi para CEO," kata Nadler.

Untuk itu, CEO disarankan untuk sering terjun ke lapangan dalam 18 bulan pertama nya menjabat sebagai CEO agar tahu apa saja inovasi yang muncul di lapangan. Selain itu, menerima kritikan dan ide dari karyawan juga merupakan ide yang bagus untuk meningkatkan interaksi kita dengan karyawan.

 

3. Tidak sejalan dengan tujuan perusahaan

CEO pasti membuat rencana, tujuan, dan keuangan perusahaan yang mereka pimpin. Namun, Ron Carucci, Co-Founder dari Navalent, bisa saja seorang CEO justru melenceng dari tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

"CEO mungkin akan berkata iya kepada segala inisiatif yang ada dan memberi persetujuan meskipun hal tersebut sudah melebihi budget yang sudah disediakan. Itu berarti ia telah melenceng dari perusahaan," jelasnya.

4. Tidak peduli terhadap kondisi emosional

CEO yang tidak peduli dengan kondisi emosional mereka berpeluang menimbulkan masalah yang besar.

"Sebagai CEO, kamu bisa melukai banyak orang. Kondisi emosional mu bisa berperan dalam pengambilan keputusan yang buruk. Kalau kamu 'moodian' maka atmosfer perusahaan mu akan terasa suram," ucap Carucci.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini