nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Naik 3,98%, Emas Penyumbang Inflasi Agustus 2019

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 02 September 2019 14:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 02 20 2099589 harga-naik-3-98-emas-penyumbang-inflasi-agustus-2019-DW2mTSdLmj.jpeg Harga emas. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Agustus 2019 sebesar 0,12% (month to month/mtm). Salah satu penyumbang inflasi tersebut kenaikan harga emas.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, dalam beberapa hari ini memang harga emas terus mengalami kenaikan. Jika dibandingkan dari bulan lalu, kenaikan harga emas mencapai 3,98%.

Baca Juga: Ada Kerusuhan, BPS Papua Tak Gelar Rilis Inflasi Agustus

“Dari bulan lalu harga emas naik 3,98%,” ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Ilustrasi emas

Menurut pria yang kerap disapa Kecuk, kenaikan harga emas cukup berpengaruh terhadap inflasi bulan ini. Pasalnya, kontribusi emas perhiasan kepada inflasi Agustus adalah sebesar 0,05%.

“Tadi saya bilang untuk emas di sana bahwa inflasi untuk sandang adalah 0,88% dan sumbangannya ke inflasi 0,06% komoditas yang dominan andil inflasi adalah emas perhiasan 0,05%. Jadi emas sendiri andilnya sudah sebesar 0,05%,” jelasnya .

Baca Juga: BPS: Inflasi Agustus 2019 di 0,12%

Sebagai informasi, pada hari ini saja harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik pada perdagangan hari ini. Harga emas dibanderol di Rp768.000 per gram.

Pada perdagangan, Senin (2/9/2019), harga emas Antam naik Rp5.000 ke Rp768.000 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, emas Antam dibanderol Rp 763.000 per gram.

Adapun rinciannya adalah, untuk emas antam seberat 0,5 gram dipatok Rp408.500, Sedangkan untuk berat 1 gram dipatok Rp768.000

Lalu emas seberat 2 gram dijual dengan harga Rp1.485.000. Kemudian emas Antam seberat 3 gram diperdagangkan dengan harga Rp2.206.000

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini