"Angkutan massal perkotaan itu lazim diberikan subsidi. Seperti yang juga di Jakarta, transportasi umunnya juga banyak disubsidi. Jadi memang kami harus lakukan subsidi (LRT Palembang)," ungkapnya.
Dia menyatakan, LRT Palembang mungkin saja lebih banyak digunakan kalangan menengah ke atas, namun hal itu memberikan keuntungan dalam hal lain. Diantaranya, berdampak pada penurunan penggunaan transportasi pribadi.
"Orang akan meninggalkan angkutan individu sehingga mengurangi kemacetan. Kemudian ini juga memberikan dampak baik pada lingkungan (terkait polusi kendaraan)," jelasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.