nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Semakin Tua, Bos Uniqlo Ingin Penggantinya Adalah Wanita

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 14:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 05 320 2100992 semakin-tua-bos-uniqlo-ingin-penggantinya-adalah-wanita-yI9IubNeI3.jpg Bos Unilqo Tadashi Yanai (Foto: Okezone/Aljazeera)

JAKARTA - Miliarder dan pendiri Fast Retailing Co, Tadashi Yanai menginginkan penggantinya adalah seorang wanita. Di usianya yang ke-70, Tadashi merasa wanita akan lebih baik untuk perusahaan besar di Asia tersebut.

"Pekerjaan itu lebih cocok untuk seorang wanita," ujar Yanai, mengutip Bloomberg, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Baca juga:  'Obrolan Konglomerat' Jadi Trending di Twitter, Bikin Netizen Terheran-heran

Yanai, yang merupakan orang di balik kesuksesan Uniqlo mengatakan, wanita lebih gigih, berorientasi lebih detail dan memiliki rasa estetika. Ketika Yanai semakin tua, dia lebih sering ditanya tentang suksesi di perusahaan, yang dia bangun dari toko penjahit ayahnya menjadi merek global.

 Bos Uniqlo

Melihat dari keinginan Yanai, kandidat yang dimungkinkan adalah Maki Akaida. Di mana dirinya tahun ini ditunjuk untuk menjalankan operasional di Uniqlo Jepang.

 Baca juga: Elon Musk vs Jack Ma, Beda Pendapat soal Kecerdasan Buatan

Yanai mengatakan dia ingin meningkatkan rasio eksekutif senior wanita menjadi lebih dari setengah. Fast Retailing saat ini memiliki enam wanita dalam peran tersebut, setelah mencapai tujuannya tahun lalu memiliki lebih dari 30% wanita di posisi manajemen.

Saham Fast Retailing pun naik 0,9% di perdagangan Tokyo pada hari Rabu.

Yanai membuat statemen tersebut di tengah Jepang sedang menghadapi pengawasan atas masalah gender dalam peran manajemen. Di mana hanya 4,1% dari jabatan eksekutif di perusahaan publik dipegang oleh wanita.

Berbeda dengan AS, peringkat wanita seperempat dari eksekutif di sana. Hal ini berdasarkan dari beberapa penelitian.

"Itu kemungkinan," kata Yanai ketika ditanya apakah Akaida akan menjadi penerus potensial.

Akaida, 40, bergabung dengan perusahaan pada tahun 2001 dan telah mengelola toko Uniqlo di China dan Jepang, serta bekerja di divisi penjualan dan sumber daya manusia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini