nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesan Menteri Susi Sebelum Tinggalkan KKP

Delia Citra, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 10:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 10 320 2102835 pesan-menteri-susi-sebelum-tinggalkan-kkp-dXgFLp5jBR.jpg Pelantikan Dirjen PDSPKP KKP. (Foto: Okezone.com/Dok. KKP)

JAKARTA- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melantik Agus Suherman sebagai Direktur Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Periklanan (PDSPKP) pada Senin 9 September 2019. Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi Jabatan Tinggi Pimpinan Madya PDSPKP yang telah kosong beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Berawal dari Meja Makan, Peran Ibu Rumah Tangga Penting Cegah Stunting

Menteri Susi menilai, Agus Suherman merupakan sosok yang tepat untuk mengemban amanah ini menimbang pengalamannya di BUMN Perindo. Tidak hanya itu, Menteri Susi juga mengingatkan bahwa, rotasi dan pergantian adalah hal yang biasa dalam sebuah organisasi, termasuk dalam institusi pemerintahan.

KKP sebagai institusi juga akan terus ada, kontinu, dan berkelanjutan untuk melaksanakan tugas pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, dia meminta agar pejabat yang dilantik memastikan bahwa regulasi sudah ada pada tempatnya dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik secara berkelanjutan. Inilah bukti eksistensi negara untuk warganya.

Pelantikan Pejabat KKP

Dalam kesempatan ini, Susi juga menyinggung perihal masa jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Kerja I yang akan berakhir Oktober mendatang atau sekitar 6 minggu lagi. Sebagai orang luar (bukan PNS) yang masuk ke KKP, mencoba menjalankan tugas dengan segala pengalaman dan pengetahuannya, Menteri Susi menyadari tentu ia tak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, sebelum masa jabatan periode 2014-2019 ini berakhir, dia memohon maaf atas segala kesalahan, kekurangan, dan kekhilafannya.

Baca Juga: Baru 3 Provinsi Bebas Stunting, KKP Gencar Kampanye Makan Ikan

“Saya berharap, waktu 6 minggu ini tidak merubah suasana kita bekerja. Kita harus selesaikan sampai hari terakhir. Sampai jam terakhir saya menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, saya ingin semua tetap solid, kompak, melakukan pekerjaannya sesuai dengan arahan dan rencana-rencana yang saya dan Bapak Ibu bicarakan bersama. Tetap Bersama. Jangan sampai, ah menterinya 6 minggu lagi juga sudah pergi. Janganlah. Berikan 6 minggu itu segala kekompakan, segala effort yang Anda bisa untuk menyelesaikan PR-PR kita bersama,” pesannya.

Sebagai sebuah departemen dan regulator/pembuat aturan, meski tak bisa meninggalkan harta, Menteri Susi ingin agar pejabat KKP dapat mewariskan sebuah tatanan untuk masyarakat sipil di bidang kelautan dan perikanan.

Susi Pudjiastuti

Menurutnya, tidak ada yang lebih baik daripada sebuah tatanan, tata kelola sumber daya alam yang berpihak kepada masyarakat, sesuai dengan amanah Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, di mana sumber daya alam dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Ini adalah tugas, kewajiban, tanggung jawab, dan amanah yang diberikan oleh negara yang wajib dilaksanakan para pejabat negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini