nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Minta Pengusaha Kebut Pembangunan Rumah PNS

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 11:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 17 470 2105790 jokowi-minta-pengusaha-kebut-pembangunan-rumah-pns-Apnek72rMn.jpg Jokowi Minta Pengusaha Kebut Pembangunan Rumah PNS (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Pengurus dan Anggota Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI), dan Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra).

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa selama 4 tahun terakhir ini pemerintah telah fokus melakukan percepatan pemenuhan kebutuhan perumahan terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah sehingga bisa menurunkan backlog (selisih pasokan dan permintaan) rumah yang mencapai angka 11,4 juta.

 Baca Juga: Kualitas dan Harga Naik, Rumah MBR Dibangun Tahan Gempa

Pada tahap berikutnya, menurut Presiden, pemerintah akan konsentrasi pada upaya percepatan penyediaan rumah yang layak bagi kurang lebih 945 ribu ASN, 275 ribu prajurit TNI serta 360 ribu anggota Polri.

“Dari percepatan pemenuhan kebutuhan rumah ini kita mengharapkan bisa mendorong dan memberikan multiplier effects pada pertumbuhan ekonomi,” kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

 Baca Juga: 847.611 Rumah Sudah Terbangun hingga Agustus 2019

Presiden menjelaskan, capaian program 1 juta rumah juga terus menunjukkan kinerja yang lebih baik dan meningkat. Ia menunjuk contoh, pada 2015 terbangun 699 ribu, kemudian 2016 sebanyak 805 ribu, 2017 naik menjadi 904 ribu, dan untuk pertama kali di tahun 2018 mencapai 1,1 juta rumah, sehingga total sudah 3,5 juta unit yang telah terbangun.

“Ini akan diteruskan 2019 ini yang kita targetkan 1,25 juta rumah yang dibangun bagi masyarakat,” ungkap Presiden.

Rumah

Karena itu, Presiden Jokowi mengaku ingin mendengar secara langsung dari REI, Apersi dan Himperra mengenai terobosan-terobosan yang harus dilakukan dalam 5 tahun ke depan sehingga bisa dicarikan solusi yang konkret.

“Kita harapkan percepatan pembangunan perumahan betul-betul bisa kita realisasikan,” tegas Presiden.

Mendampingi Presiden dalam kesempatan itu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menperin Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong, dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo. Sementara dari pihak pengembang hadir Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata, Ketua Umum Apersi Junaidi Abdillah, dan Ketua Umum Himperra Endang Kawidjaja.

Ilustrasi Rumah Shutterstock

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini