Ini Alasan Anggaran Belanja Paling Tinggi untuk Kementerian Pertahanan dan Kepolisian

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 26 September 2019 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 26 20 2109599 ini-alasan-anggaran-belanja-paling-tinggi-untuk-kementerian-pertahanan-dan-kepolisian-9sdmZSzTct.jpg Alutsista (reuters)

JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan Rp2.528,8 triliun untuk belanja negara di 2020. Ada tiga Kementerian Lembaga yang mendapatkan anggaran terbesar pertama adalah Kementerian Pertahanan dengan anggaran Rp127,4 triliun.

Selanjutnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rp120,2 triliun. Lalu Kepolisian Republik Indonesia sebesar Rp 90,3 triliun.

 Baca juga: Menteri Susi Beberkan Sukses Kembalikan Anggaran APBN Rp9,4 Triliun

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, penambahan anggaran ini berkaitan dengan adanya penyesuaian anggaran belanja pegawai yang dilakukan pada 2019. Penyesuaian anggaran untuk belanja anggaran ini meliputi kenaikan gaji dan tunjangan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

 Dirjen Anggaran Askolani

“Jadi betul penambahan untuk di bidang pertahanan satu utamannya tadi untuk pemenuhan kebutuhan belanja negara kita pagu di 2019 ini ada pensiunan dari pda belanja reformasi birokrasi di TNI 70% berdampak pada belanja pegawai,” ujarnya dalam acara bincang santai di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

 Baca juga: Sri Mulyani Tertunda Dapat Restu Anggaran, Ini Kata Komisi XI DPR

Selain itu , kenaikan anggaran Kemenhan juga untuk meningkatkan alat sistem persenjataan (Alsista). Sehingga diharapkan, kemanaan negra bisa terjaga dengan baik.

“Di bidang pertahanan dibutuhkan peningkatan alsista supaya peralatam bisa tejaga dengan baik,” ucapnya.

 Baca juga: Sri Mulyani Tertunda Dapat Restu Anggaran, Ini Kata Komisi XI DPR

Sementara itu untuk anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Peumahan Rakyat (PUPR) nantinya digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang masih akan dikebut tahun depan. Sehingga menurutnya, sangat wajar jika Kementerian PUPR menjadi Kementerian Lembaga tertinggi kedua.

“Kedua untuk PU untuk memenuhi pembanghnan infrastruktur,” ucapnya.

Menurut Askolani, memang pada lima tahun ke depan fokus pemerintah adalah untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) meskipun anggaran infrastruktur masih besar. Namun, pos-pos anggaran untuk SDM ini terbagi ke beberapa pos dari mulai Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) hingga Kementerian Perindustrian. .

“Kalau teman-teman lihat sdm meningkat tapi di post belanja lain. Di pendidikan dana abadi. Jangan melihat seolah anggaran SDM tidak jadi prioritas,” ucapnya.

Sementara untuk kepolisian republik Indonesia anggaran tersebut akan digunakan untuk menjaga keamanan. Apalagi pada tahun depan akan kembali diadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

“Ketiga polisi untuk menjaga keamanan sekaligus mengantisipasi Pilkada serentak 2020,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini