nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Siapkan Rp5 Triliun untuk Mitigasi Bencana

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 26 September 2019 17:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 26 20 2109702 sri-mulyani-siapkan-rp5-triliun-untuk-mitigasi-bencana-3zdY4zuo7C.jpeg Uang Rupiah (Foto: Kurniasih/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran Rp5 triliun untuk mitigasi bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya Rp4 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, setiap tahun pemerintah memang selalu menganggarkan dana mitigasi bencana. Dana mitigasi ini akan masuk dalam dana bencana.

Baca Juga: Anggaran Kartu Sembako Rp28,1 Triliun, Orang Miskin Dapat Rp150.000/Bulan

"Di 2020, selalu menyiapkan pendanaan dalam tiga hal untuk tanggap darurat, yang biasanya tiap tahun disiapkan Rp4 triliun sampai Rp5 triliun untuk tanggap darurat bencana," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Dari jumlah Rp5 triliun lanjut Askolani, nantinya akan disalurkan kepada tiga lembaga. Ketiga lembaga tersebut meliputi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Sri Mulyani Buka-bukaan soal Ekonomi RI di Manager Forum MNC Group 

“Kementerian Lembaga yang terlibat satu BMKG, kedua BPPT dan ketiga BIG pendanaan persiapan untuk mitigasi bencana. Kita sudah mulai dan akan kita perkuat,” jelasnya.

Nantinya anggaran tersebut bisa digunakan untuk sosialisasi atau membeli alat canggih untuk mendeteksi datangnya bencana. Dalam hal sosialisasi, ketiga Lembaga tersebut bisa memita bantuan kepada pemerintah daerah dalam hal eksekusinya.

“Yang akan mengeksekusi bisa membantu pemerintah daerah (pemda) untuk bisa mengatasi masalah bencana," ucapnya.

Selain itu, pada 2020, pemerintah juga akan diperuntukkan untuk pemulihan bencana alam di Palu dan NTB. Pemulihan bencana yang akan dilakukan, di Palu dan NTB, kata Askolani bukan hanya untuk mendukung alat pencegahan bencana saja, tapi juga untuk sosialisasi ke masyarakat.

Sri Mulyani Buka-bukaan soal Ekonomi RI di Manager Forum MNC Group

"Masyarakat perlu di edukasi. Supaya bisa di-mitigasi ke depannya. Indonesia memang rawan, pemerintah sudah punya planning jangka pendek dan menengah," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini