nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dolar Menguat di Tengah Ketegangan Politik AS dan Suramnya Ekonomi Eropa

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 08:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 27 278 2109932 dolar-menguat-di-tengah-ketegangan-politik-as-dan-suramnya-ekonomi-eropa-HiCTLPZ9LT.jpg Dolar (Reuters)

NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sekeranjang mata uang pada perdagangan Kamis (26/9/2019) waktu setempat. Peningkatan tersebut dibantu oleh terus ketatnya pasar keuangan AS dan meningkatnya ketegangan politik dan prospek ekonomi yang suram membebani euro dan sterling.

Melansir Reuters, New York (27/9/2019) Indeks dolar terhadap sekeranjang mata uang lainnya, naik 0,16% pada 99,2 tertinggi sejak 3 September. Kenaikan Kamis mengikuti lompatan 0,7% di sesi sebelumnya yang menjadi kenaikan satu hari terbesar untuk dalam tiga bulan.

 Baca juga: Dolar Rebound Terhadap 6 Mata Uang Utama

Shaun Osborne, kepala strategi FX di Scotiabank di Toronto mengatakan, dalam sebuah catatan.menyalahkan kelangkaan cadangan berlebih untuk suku bunga di pasar perjanjian pembelian kembali melonjak hingga 10% pada 17 September. Tawaran gigih untuk dolar AS mungkin merupakan hasil dari tekanan pendanaan yang berkelanjutan.

 Dolar

Analis mengatakan greenback juga mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan politik di kedua sisi Atlantik. Di mana ada upaya yang sedang berlangsung oleh Demokrat di Kongres AS untuk memakzulkan Presiden Donald Trump dan ketidakpastian terkait dengan perceraian Inggris dari Uni Eropa.

 Baca juga: Dolar Amerika Serikat Tertekan Suramnya Data Ekonomi

Euro 0,18% lebih rendah terhadap dolar pada USD1,0921, terlemah sejak Mei 2017, di tengah prospek ekonomi zona euro yang semakin suram.

"Inggris menghadapi krisis politik dengan Brexit, zona euro dekat resesi, imbal hasil obligasi di negara maju tetap sangat tertekan, dan investor menginginkan tempat yang aman untuk memarkir uang mereka," kata Hussein Sayed, analis di broker FXTM.

 Baca juga: Dolar Menguat saat Zona Euro Khawatirkan Resesi Ekonomi

"Terlepas dari drama impeachment, dolar AS terus menguatkan tempatnya sebagai mata uang safe haven utama," tambahnya.

Dolar Selandia Baru naik 0,46%. Sementara itu, Sterling jatuh 0,2% karena investor menunggu langkah parlemen Inggris berikutnya untuk memecahkan kebuntuan Brexit.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini