nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Butuh Rp375 Triliun untuk Bangun 2.500 Km Jalan Tol

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 18:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 27 320 2110195 presiden-jokowi-butuh-rp375-triliun-untuk-bangun-2-500-km-jalan-tol-56i0NmTVUU.jpg Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatatkan, pemerintah targetkan membangun sekitar 2.500 kilometer (km) jalan tol selama 2019-2024. Untuk memenuhi kebutuhan pembangunan selama 6 tahun tersebut, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) butuh dana mencapai Rp375 triliun.

Baca juga: Investasi Rp15,3 Triliun, Proyek Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung 2022

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono menyatakan, setiap satu kilometer jalan tol membutuhkan pendanaan berkisar Rp100 miliar-Rp150 miliar. Dengan target pembangunan 2.500 km, anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp250 triliun-Rp375 triliun.

"Jadi memang kebutuhan untuk pembangunan jalan tol ke depan tidak kurang dari Rp250 triliun-Rp375 triliun," ujar dia dalam seminar bertema 'Masa Depan Jalan Tol Indonesia' di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Baca juga; Kapan Tol Jagorawi Bisa Gratis? Ini Syarat dari Kepala BPJT

Basuki menjelaskan, pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 km itu terdiri dari tol yang dibangun pada tahun 2019 sepanjang 460 km dan pembangunan tol di 2020-2024 sepanjang 2.084 km.

"Jalan tol tersebut akan dibangun melalui investasi, baik yang sifatnya penugasan seperti jalan Tol Trans Sumatera, program pemerintah, maupun prakarsa badan usaha," jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian PUPR pembangunan jalan tol itu mencakup Tol Trans Jawa, Trans Sumatera, Tol di Sulawesi, Tol di Kalimantan, Tol Jabodebek, dan Tol Non Trans Jawa.

Dia menjelaskan, jalan tol merupakan backbone (tulang punggung) sistem konektivitas transportasi darat. Di mana sebanyak 90% orang dan muatan masih diangkut dengan mengandalkan angkutan darat.

Baca Juga: Tol Tanggul Semarang-Demak Jadi 'Sirip' Trans Jawa

Oleh sebab itu, salah satu fokus pemerintah ke depan tetap melakukan pembangunan jalan tol. Mengingat infrastruktur jalan mendukung terjadinya konektivitas guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, pelayanan sistem logistik nasional bagi penguatan daya saing global.

"Membangun jaringan transportasi itu memiliki tujuan supaya lebih cepat, aman, dan lebih nyaman," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini