Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Surat Direktur soal Pemberhentian Operasi Sriwijaya Air Diduga Bocor

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Senin, 30 September 2019 |16:11 WIB
Surat Direktur soal Pemberhentian Operasi Sriwijaya Air Diduga Bocor
Sriwijaya Air. (Foto: Okezone.com/Sriwijaya Air)
A
A
A

Dari laporan tersebut diketahui bahwa ketersediaan tools, equipment, minimum spare dan jumlah qualified engineer yang ada ternyata tidak sesuai dengan laporan yang tertulis dalam kesepakatan yang dilaporkan kepada Dirjen Perhubungan Udara dan Menteri Perhubungan. Termasuk bukti bahwa Sriwijaya Air belum berhasil melakukan kerjasama dengan JAS Engineering atau MRO lain terkait dukungan line maintenance.

Hal ini berarti risk index masih berada dalam zona merah 4A (tidak dapat diterima dalam situasi yang ada), yang dapat dianggap bahwa Sriwijaya Air kurang serius terhadap kesempatan yang telah diberikan pemerintah untuk melakukan perbaikan.

Oleh karenta itu, Toto dalam surat itu menilai pemerintah sudah mempunyai cukup bukti dan alasan untuk menindak Sriwijya Air stop operasi karena berbagai alasan. Apalagi, rekomendasi ini setelah diskusi dengan Direktur Teknik dan Direktur Operasi sebagai pelaksana safety.

"Kami merekomendasikan Sriwijaya Air menyatakan stop operasi atas inisiatif sendiri atau melakukan pengurangan operasional disesuaikan dengan kemampuan untuk beberapa hari ke depan, karena alasan memprioritaskan safety," jelas Toto.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement