Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Drama 'Percintaan' Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air

Delia Citra , Jurnalis-Senin, 07 Oktober 2019 |04:08 WIB
Drama 'Percintaan' Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air
Sriwijaya Air (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kisruh yang terjadi antara PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan Sriwijaya Air Group layaknya percintaan. Dari berhentinya kerjasama manajemen (KSM) dengan anak usahanya, PT Citilink Indonesia, tapi kini keduanya dikabarkan telah berdamai.

Ada beberapa fakta mengenai Garuda dan Sriwijaya tersebut. Pertama, penyebabnya karena wanprestasi. Kerja sama manajemen Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air sempat terhenti setelah Sriwijaya Air diduga melakukan wanprestasi dalam perombakan pengurusan perusahaan tanpa izin, di mana pihak Citilink tidak dilibatkan dalam proses perombakan.

Kedua, Direktur Sriwijaya mundur. Direktur Operasi Sriwijaya Air Fadjar Semiarto merekomendasikan agar operasional dari maskapai Sriwijaya dihentikan untuk sementara waktu. Ketiga, kerjasama Sriwijaya dengan Garuda Maintenance Facility (GMF) telah dihentikan.

Keempat, akhirnya kembali rujuk. Kerjasama ini kembali dilanjutkan untuk mendukung perbaikan di tubuh Sriwijaya Air yang saat ini tengah bermasalah. Kelima, Garuda miinta Citilink cabut gugatan. Dan yang terakhir Sriwijaya Air masih belum berlogo Garuda Indonesia.

Baca selengkapnya: Fakta Cerai-Rujuk Garuda dan Sriwijaya Air, Direksi Mundur hingga Cabut Gugatan

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement