nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Cerai-Rujuk Garuda dan Sriwijaya Air, Direksi Mundur hingga Cabut Gugatan

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Minggu 06 Oktober 2019 06:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 04 320 2112977 fakta-cerai-rujuk-garuda-dan-sriwijaya-air-direksi-mundur-hingga-cabut-gugatan-XRqwI6BGoN.jpg Sriwijaya Air (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kisruh yang terjadi antara PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan Sriwijaya Air Group berbuntut berhentinya kerja sama manajemen (KSM) dengan anak usahanya, PT Citilink Indonesia. Namun, kini keduanya dikabarkan telah berdamai. Berikut fakta-fakta seputar ketegangan yang terjadi antara Garuda dan Sriwijaya seperti dirangkum Okezone:

1. Penyebabnya Karena Wanprestasi

Kerja sama manajemen Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air sempat terhenti setelah Sriwijaya Air diduga melakukan wanprestasi dalam perombakan pengurusan perusahaan tanpa izin, di mana pihak Citilink tidak dilibatkan dalam proses perombakan. Hal ini berbuntut dicopotnya logo Garuda Indonesia dari pesawat-pesawat Sriwijaya Air Group dan penghentian layanan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) oleh GMF AeroAsia.

Baca Juga: 4 Alasan Garuda 'Rujuk' dengan Sriwijaya

2. Direktur Sriwijaya Mundur

Direktur Operasi Sriwijaya Air Fadjar Semiarto merekomendasikan agar operasional dari maskapai Sriwijaya dihentikan untuk sementara waktu. Fadjar menjelaskan, berdasarkan hazard identification and risk assessment (HIRA) operasional Sriwijaya Air menunjukkan angka 4A. Artinya, jika tak segera dibenahi maka operasional dari maskapai akan terganggu.

Fadjar pun mengaku telah melaporkan hal tersebut kepada Plt Direktur Utama Sriwijaya Jefferson Jauwena. Namun, rekomendasi tersebut tak mendapat tanggapan. “Karena surat tidak direspons Plt (Dirut Sriwijaya), malah terkesan tidak mendengarkan, tetap melakukan penerbangan secara normal maka kami menyatakan mengundurkan diri,” katanya.

Pesawat Sriwijaya Air Tergelincir di Bandara Rendani Manokwari 

3. Kerjasama Sriwijaya dan GMF Dihentikan

Direktur Teknik Sriwijaya Air Ramdani Ardali Adang menambahkan, kerjasama Sriwijaya dengan Garuda Maintenance Facility (GMF) telah dihentikan. Dengan putusnya kerjasama itu, dirinya mengaku khawatir dengan operasional Sriwijaya.

Sebab, dengan tidak adanya kerjasama tersebut pasokan spare part untuk armada Sriwijaya terbatas. Hal ini sangat berpengaruh terhadap keselamatan penerbangan.

4. Akhirnya Kembali Rujuk

Setelah sebelumnya sempat ribut yang berbuntut berhentinya kerja sama manajemen (KSM) dengan anak usahanya, PT Citilink Indonesia. Kini, KSM yang sempat terhenti itu disepakati berlanjut kembali oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan Sriwijaya Air Group .

Kerjasama ini kembali dilanjutkan untuk mendukung perbaikan di tubuh Sriwijaya Air yang saat ini tengah bermasalah. Tak hanya itu juga untuk mempertimbangkan kepentingan pelanggan maskapai terkait keselamatan.

Baca Juga: Rujuk dengan Garuda, Perawatan Pesawat Sriwijaya Digarap GMF

5. Garuda Minta Citilink Cabut Gugatan

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara meminta PT Citilink Indonesia untuk mencabut gugatannya terhadap PT Sriwijaya Air Group. Menurut dia, pencabutan gugatan dilakukan setelah Garuda Indonesia Group sepakat untuk kembali menjalin kerjasama manajemen dengan Sriwijaya Air Group. Hal ini usai rujuknya Sriwijaya Air Group dengan Garuda Indonesia Group ditandai dengan kembali menjalin kerjasama kerja sama manajemen (KSM) melalui anak usahanya, PT Citilink Indonesia.

Pesawat Sriwijaya Air Tergelincir di Bandara Rendani Manokwari

6. Sriwijaya Air Masih Belum Berlogo Garuda Indonesia

Garuda Indonesia Group memutuskan untuk mencabut logo 'Garuda Indonesia' pada armada Sriwijaya Air. Hal itu menjadi buntut dari sengketa kerja sama manajemen (KSM) antara grup maskapai pelat merah itu dengan Sriwijaya Air Group. Garuda belum akan memasang logo di armada pesawat milik Sriwijaya Air Group. Walaupun Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air Group telah kembali melanjutkan kerjasamanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini