nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada Penipuan Jelang Pendaftaran Seleksi CPNS 2019

Delia Citra, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 12:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 15 320 2117087 waspada-penipuan-jelang-pendaftaran-seleksi-cpns-2019-6NVC98gcFZ.jpeg Ilustrasi Seleksi CPNS. (Foto: Okezone.com/Dok/ Kemenpan RB)

JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta masyarakat berhati-hati terhadap upaya penipuan yang dilakukan oknum, khususnya jelang dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan tingginya animo masyarakat menyambut dibukanya pendaftaran seleksi CPNS kerap dimanfaatkan oknum untuk mengeruk keuntungan.

Baca Juga: Awas! Masih Ada Penipuan di Tryout CPNS

“Jenis penipuan yang kerap ada selama ini beragam, mulai dari Surat Keputusan (SK) palsu hingga simulasi soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang mengatasnamakan BKN,” terangnya dilansir dari laman BKN, Selasa (15/10/2019).

CPNS

Untuk itu, Ridwan berharap masyarakat semakin pintar dalam menyaring informasi resmi. “Informasi resmi seputar penerimaan seleksi CPNS pastinya hanya dari kanal resmi milik pemerintah, yakni website berdomain go.id dan media sosial yang sudah terverifikasi,” imbuhnya.

Baca Juga: Hati-Hati Penipuan, Logo BKN Dicatut dalam Tryout CPNS

Di saat yang sama, Kepala Sub Bidang Pengelolaan Aplikasi Sistem Seleksi BKN, Efni Surayadi mengajak masyarakat kembali memanfaatkan aplikasi resmi milik pemerintah untuk berlatih soal SKD.

Efni mengatakan, selain gratis dan mudah diakses, soal-soal yang ada, resmi dari bank soal BKN.

“Tentu sah-sah saja apabila masyarakat ingin melakukan simulasi soal SKD di banyak tempat. Namun, BKN tidak menjamin kualitasnya. Saat ini BKN hanya memfasilitasi simulasi soal SKD melalui website yang dapat diakses di alamat cat.bkn.go.id,” ujarnya.

Terakhir, Efni mengatakan jumlah kuota maksimal yang dapat mendaftar simulasi soal SKD di website cat.bkn.go.id sebanyak 1.500 orang per hari.

“Memang dibatasi pendaftarnya per hari. Hal itu untuk memastikan pengalaman akses yang baik. Namun, jumlah akses untuk mengikuti simulasi soal SKD tidak dibatasi. Masyarakat bisa mencobanya kapan pun dan di mana pun,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini