nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Melonjak Usai Emiten-Emiten Kelas Kakap Rilis Laporan Kuartal III

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 07:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 16 278 2117477 wall-street-melonjak-usai-emiten-emiten-kelas-kakap-rilis-laporan-kuartal-iii-scPWoUNa9Q.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street menguat pada perdagangan Selasa (15/10/2019) waktu setempat. Kenaikan tersebut dikarenakan adanya optimisme laporan kuartal III-2019 emiten di bursa AS.

Melansir Reuters, New York, Rabu (16/10/2019), Dow Jones Industrial Average naik 237,44 poin atau 0,89% menjadi 27.024,8, sedangkan S&P 500 naik 29,53 poin atau 1% menjadi 2.995,68. Sementara itu, Nasdaq Composite menambahkan 100,06 poin atau 1,24% menjadi 8.148,71.

 Baca juga: Wall Street Dibuka Menguat berkat Laporan Keuangan Emiten

"Hasil positif mengalir melalui pasar ekuitas hari ini, menunjukkan bahwa tidak ada hal-hal buruk seperti yang dipikirkan investor," kata Charlie Ripley, ahli strategi pasar senior untuk Allianz Investment Management di Minneapolis.

Wall Street

"Tapi kami memiliki kemajuan akhir-akhir ini, yang memungkinkan investor mengalihkan fokus mereka ke hal-hal yang lebih mendasar seperti pendapatan dan data ekonomi mendatang," tambahnya.

Baca juga: Dua Sentimen Ini Buat Wall Street Ditutup Melemah

Perusahaan keuangan utama seperti JPMorgan Chase & Co (JPM.N), Citigroup Inc (CN), Goldman Sachs Group Inc (GS.N) dan Wells Fargo & Co (WFC.N) telah melaporkan laporan keuangan kuartal III-2019. Begitu juga dengan perusahaan raksasa di bidang kesehatan yaitu, Johnson & Johnson (JNJ.N) dan UnitedHealth Group Inc (UNH.N).

Di antara bank-bank besar, saham JPMorgan Chase mencapai rekor tertinggi hingga 3% setelah dengan mudah mengalahkan estimasi perdagangan obligasi dan kekuatan penjaminan emisi. Sedangkan saham Citigroup naik 1,4% setelah laporan labanya.

Baca juga: Wall Street Jatuh karena Sengitnya Perang Dagang AS-China

Hasil Wells Fargo kurang optimis, karena laba turun 26% imbas tenggelamnya pendapatan hipotek dan biaya hukum. Kehilangan laba Goldman Sachs dikaitkan dengan underwriting yang lemah. Meski begitu, saham Wells Fargo naik 1,7%, sementara Goldman naik 0,3%.

Penjualan obat resep membantu mendorong kenaikan laba Johnson & Johnson, sementara UnitedHealth menaikkan pedoman 2019 tentang pertumbuhan manfaat farmasi. Saham mereka ditutup masing-masing naik 1,6% dan 8,2%.

Dari 34 perusahaan di S&P 500 yang telah melaporkan sejauh ini, 88,2% telah berada di atas perkiraan konsensus.

Dari 11 sektor utama S&P 500, 9 sektor ditutup positif. Dengan sektor kesehatan, sektor komunikasi dan Keuangan alami kenaikan terbesar.

Dalam berita lain, saham Roku Inc (ROKU.O) melonjak 11,5% setelah aplikasi TV Apple Inc (AAPL.O) yang diumumkan tersedia di platformnya dan Apple TV + akan tersedia setelah diluncurkan.

Bank of America (BAC.N), diperkirakan akan memposting hasil pada hari Rabu, naik 2,0% setelah laporan Bloomberg bahwa Warren Buffett 'Berkshire Hathaway meminta izin dari Federal Reserve untuk meningkatkan kepemilikannya di bank di atas 10%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini