nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Pertamina: Saya Minta Waktu Ketemu Menteri ESDM yang Baru

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 18:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 23 320 2120850 bos-pertamina-saya-minta-waktu-ketemu-menteri-esdm-yang-baru-u1aK9RCEzR.jpg Serah Terima Jabatan Menteri ESDM dari Ignasius Jonan ke Arifin Tasrif. (Foto: Okezone.com/Dok. Kementerian ESDM)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) berharap dengan adannya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang baru kinerja sektor energi bisa lebih baik lagi. Asal tahu saja, Arifin Tasrif diangkat menjadi Menteri ESDM periode 2019-2024 menggantikan Ignasius Jonan.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, perseroan siap mensupport dengan menjalankan program-program yang sudah dicanangkan pemeirntah selama lima tahun ke depan. Sekalipun program yang nantinya diberikan khusus oleh Pertamina, Perseroan akan tetap menajalanakan dan mensupport program tersebut.

Baca Juga: Setelah PLN, Menteri Jonan Sindir Pertamina soal Pabrik Petrokimia

“Harapannya ke depan lebih baik lagi dan Pertamina siap support program-program pemerintah seperti yang kita lakukan selama ini. Jika ada arahan lebih lanjut dari pemerintah entah program-program ke depan tentu kita pun siap untuk support Menteri ESDM yang baru,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Sertijab Menteri KKP

Sebenarnya Nicke sudah mendengar sedikit arahan pemerintah untuk menekan impor migas Oleh karena itu, perseroan siap mendukung upaya tersebut dengan membangun kilang-kilang baru dan mencari sumber-sumber minyak lainnya.

Baca Juga: Sindiran Menteri Jonan untuk Para Bos PLN

“Ya seperti yang Pertamina sudah janjikan dikomitmen kepada pemerintah adalah pembangunan kilang sekarang kan sudah berjalan Balikpapan dan Tuban nanti menyesuaikan yang lain,” jelasnya.

Di sisi lain, lanjut Nicke, pihaknya juga akan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) yang ramah lingkungan. Pemerintah juga berkomitmen untuk menghasilkan barang-barang subtitusi impor, salah satunya mendorong hilirisasi produk migas. Oleh karenannya, Pertamina akan mengkuisisi beberapa pabrik petrokimia.

“Juga green refinery sudah mulai di Plaju dan Dumai. Kita juga bangun di empat lokasi lainnya. Dan kemudian akuisisi hulu untuk menambah portofolio dan juga produksi hulu Pertamina,” jelasnya.

Sementara itu, saat ditanya kebutuhan dukungan dari Menteri ESDM baru kepada Pertamina, Nicke menyebut sangat banyak sekali kebutuhannya.

Namun dirinya tidak menyebutkan secara rinci kebutuhan apa yang dimaksud. “Ada banyak. Nanti saya akan minta waktu untuk ketemu dengan beliau untuk memaparkan apa saja tantangan kedepan dan support dari pemerintah yang diperlukan,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini