nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daftar Orang Terkaya di Dunia, 1%-Nya dari Singapura

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Minggu 03 November 2019 15:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 03 320 2125164 daftar-orang-terkaya-di-dunia-1-nya-dari-singapura-0uyYwv5VDF.png Singapura (Reuters)

JAKARTA - Masyarakat Singapura nampaknya memang memiliki kekayaan yang tak main-main. Hingga saat ini, negara yang berada di kawasan Asia Tenggara ini berada di urutan keenam dalam peringkat dunia kekayaan rumah tangga per orang dewasa.

Melansir Business Insider, Jakarta, Minggu (3/11/2019), laporan terbaru credit Suisse membandingkan kekayaan rumah tangga 5,1 miliar orang di seluruh dunia dengan Swiss, Hong Kong dan Amerika Serikat diidentifikasi sebagai tiga negara terkaya di dunia. Dari 5,1 miliar orang tersebut, ada 207.000 jutawan yang tinggal di Singapura.

Baca juga:  Ulang Tahun, Pemuda Ini Dikasih Kado Duit Rp54,32 Triliun

Selain itu, 5% dari populasi Singapura atau 226.000 orang menjadi orang terkaya di dunia dengan porsi sebanyak 1%. Tercatat mereka memiliki nilai kekayaan lebih dari USD936.400 atau sekira Rp13 miliar.

Singapura

Tak hanya itu, sebanyak 2,18 juta orang Singapura berada di antara 10% dari total seluruh orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai lebih dari USD109.400 atau sekira Rp1,5 miliar. Jumlah ini setara dengan hampir setengah dari 5 juta orang dewasa yang tinggal di Singapura.

 Baca juga: Celana Renang Jeff Bezos Seharga Rp3,6 Juta Jadi Sorotan

Di Singapura, kekayaan per orang dewasa yang diukur dalam dolar AS tumbuh kuat selama tahun 2000 hingga 2012. Setelah itu, sebagian besar jatuh karena depresiasi mata uang. Akan tetapi telah tumbuh kembali sejak 2015, laporan mencatat.

Kekayaan rata-rata orang meningkat tiga kali lipat dari sekitar USD115 ribu pada tahun 2000 menjadi sekitar USD300 ribu atau sekira Rp4,1 miliar pada tahun 2019. Hal itu kemudian menjadikan orang Singapura sebagai orang terkaya kedua di Asia.

Kekayaan bersih tersebut biasanya berasal dari aset keuangan kurang lebih USD200 ribu atau sekira Rp2,7 miliar seperti saham. Kemudian dari aset riil seperti properti yang bernilai sekira USD150 ribu atau sekira Rp2,09 miliar.

Kenaikan ini sebagian besar disebabkan oleh tabungan yang tinggi, kenaikan harga aset, serta kenaikan nilai tukar dari tahun 2000 hingga 2019. Terlepas dari proporsi orang yang sangat kaya tersebut, jumlah ketimpangan di Singapura tercatat tidak ekstrem dibandingkan dengan negara lainnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini