"Tidak mungkin semua bergantung pada APBN harus kreatif pembangunan. Seperti KPBU, PPP, Pina," ucapnya.
Mantan Walikota Solo itu menambahkan, nantinya dalam pembangunan infrastruktur harus memprioritaskan pihak swasta dan kontraktor lokal. Jika swasta tak mampu maka diserahkan ke BUMN Karya.
"Tolong arahkan berikan prioritas pada swasta dulu. Kalo tidak mau silahkan BUMN. Kalau BUMN tidak mau dikerjakan pemerintah. BUMN jangan ngambil semua. Berikan swasta termasuk pengusaha lokal untuk terlibat dalam pembangunan. Untuk daerah desa internal RR-nya rendah. Dia biar pemerintah yang menangani. Biasanya swasta enggak mau," ujarnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.