nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Musim Hujan, PLN Tinggikan 189 Gardu Listrik

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 21:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 07 320 2127137 musim-hujan-pln-tinggikan-189-gardu-listrik-3nzBBm02dp.jpg PLN Cek Pembangkit Jelang Musim Penghujan. (Foto: Okezone.com/Dok. PLN)

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) menyiapkan sejumlah langkah antisipasi dalam menghadapi musim penghujan. Curah hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan banjir di Jakarta.

General Manager PLN Disjaya mengatakan, ada beberapa titik rawan banjir yang dapatkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta. Setidaknya ada 17 kecamatan, 25 kelurahan dan 86 RW yang rawan banjir di daerah Jakarta.

Baca Juga: Umumkan Hasil Investigasi Blackout, Listrik Kantor Ombudsman Justru Padam

"Dari BPBD itu ada ada 17 kecamatan, 25 kelurahan dan 86 RW yang merupakan daerah rawan. Ini disini pasti ada gardu PLN, ada pelanggan PLN. PLN Disjaya disuplai oleh 8 subsistem," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Ikhsan, pihaknnya akan melakukan pemeliharaan terhadap 189 gardu distribusi yang memasok rumah pompa di tempat-tempat penting. Tak hanya itu, beberapa gardu ini juga telah dilakukan peninggian sekitar 1,5 meter hingga 2 meter.

Pembangkit Listrik

"Ada 189 gardu di tinggigkan sampe 1,5 meter dan 2 meter. Minimal gardunnya aman. Kalau gardunnya mati satu kampung kesetrum semua. Walaupun dilengkapi dengan proteksi," jelasnya.

Tak hanya itu, perseroan juga melakukan pemeliharaan terhadap kabel-kabel milik PLN. Hal ini untuk menghindari perisitiwa kabel terkelupas saat banjir yang justru bisa membahayakan masyarakat.

Baca Juga: Agar Blackout PLN Tak Terulang Lagi, Begini Rekomendasi Ombudsman

"Kesiapan instalansi PLN daerah tadi kita meninggikan gardunnya. Kita ganti kabel yang berpotensi terkelupas," ucapnya.

Ikhsan menambahkan, jika nanti dalam kondisi banjir pihaknya akan segera memadamkan aliran listrik yang ada di daerah tersebut. Pemadaman dilakukan demi keselamatan masyarakat untuk terhindar dari sengatan listrik.

"Kita juga melakukan patroli jaringan di daerah rawan. Kemdian di halte bus, di pasar, penyebrangan jalan dsb. Ini khawatir kalo ada kabel yang terkelupas bisa berbahaya," jelasnya.

Selain itu, PLN memiliki pasukan khusus respon cepat yang melayani segala macam keluhan dan gangguan pelanggan. Pasukan khusus ini tersebar di seluruh wilayah Jakarta

“Pasukan Layanan Khusus atau disebut dengan Denyasus 123 ini siap siaga 24 jam mengantisipasi pasokan listrik jika terjadi banjir di suatu wilayah," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini