nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ritel Modern Akan Nimbrung Operasi Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 19:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 08 320 2127574 ritel-modern-akan-nimbrung-operasi-pasar-jelang-natal-dan-tahun-baru-7U3xbdpe1r.jpg Ritel (Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan operasi pasar untuk menjaga pasokan dan harga pangan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2020. Nantinya operasi pasar yang ditugaskan kepada Perum Bulog tersebut tidak hanya dilakukan pada pasar tradisional, tapi juga ritel modern.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto menyatakan, operasi pasar melalui ritel modern telah disepakati oleh Bulog beserta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Menurutnya, Bulog akan menjadi penyuplai beras medium di ritel modern, dan Aprindo siap untuk menjadi penjualnya.

 Baca juga: Konsumen Harus Cerdas Sikapi Diskon Abal-Abal di Akhir Tahun

"Dalam rangka stabilisasi bahan pokok, khususnya beras, nantinya ritel modern akan ikut menjual beras medium di seluruh Indonesia, dengan demikian keadaan beras nanti harganya terjamin," ujar dalam konferensi pers di Kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

 Ritel

Suhanto menyatakan, selama ini operasi pasar untuk komoditas beras hanya dilakukan di pasar tradisional, sementara ritel modern hanya menyediakan beras premium. Sehingga dengan adanya operasi pasar di ritel modern diharapkan menekan gejolak harga beras di akhir tahun.

 Baca juga: Realisasi Penyaluran Uang Selama Libur Natal Tembus Rp80 Triliun

Beras medium tersebut, lanjut Suhanto, bakal dijual paling tinggui sesuai harga eceran tertinggi (HET). Disamping itu, dengan perluasan operasi pasar juga diharapkan komoditas lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, dan daging harganya tertap terjaga sesuai HET.

"Jadi kami harapkan dengan adanya ritel modern ikut serta nanti, semua barang-barang kebutuhan pokok, khususnya yang ada HET seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging akan selalu dalam keadaan terjamin HET-nya," jelas dia.

Tak hanya melalui operasi pasar, pengendalian harga pangan juga dilakukan Kemendag dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah di 34 provinsi. Menurutnya ada 15 provinsi utama yang mayoritas penduduknya merayakan Natal, sehingga nanti akan mendapatkan pengawasan lebih dari pemerintah.

"Nanti setiap hari dipantau tiap pasokan dan harga. Secara intens dua minggu menjelang natal dan tahun baru, tim akan langsung di lapangan bersama-sama dengan tim dari daerah," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini